114 Penyandang Disabilitas Terjaring “Razia” Tim UPSK, Kadissos Minta Dukungan Masyarakat

312

LAMPUNGSELATAN — Tim Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) Lampung, setelah 4 hari di Kecamatan Tanjung Bintang telah menjaring 114 orang dari berbagai ragam disabilitas diantaranya disabilitas fisik 38 orang, disabilitas rungu wicara 27 orang, disabilitas intelektual/mental 42 orang dan disabilitas netra 7 orang.

Penyebab disabilitas sebagian besar (86 orang) sejak lahir, sedangkan 9 orang akibat kecelakaan, dan 19 orang akibat dari sakit.Para penyandang tersebar di 22 Desa se Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.

Demikian disampaikan Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Lampung, Ratna Fitriani dalam pengantar kata Sarasehan Sosial, di Tanjung Bintang, Lampung Selatan,(05/07/2019).

Fitri menjelaskan, bahwa tindak lanjut dari hasil deteksi dini, tindak lanjut/rujukan ke sekolah luar biasa 14 orang, pendampingan keluarga 16 orang dan pendidikan vocasional 2 orang.

Untuk kebutuhan alat bantu mobilitas, Fitri menguraikan bahwa 6 orang memerlukan kursi roda, alat bantu dengar 27 orang, kruk ketiak 6 orang, tongkat penuntun 3 orang.

Tim UPSK juga merekomendasikan bantuan tangan palsu untuk 3 orang dan kaki palsu 1 orang.

Sedangkan yang akan dilakukan tindakan operasi celah langit-langit sebanyak 1 orang dan daun telinga 1 orang. Khusus Operasi ini dirujuk ke Yayasan Citra Baru Lampung. pungkasnya.

Ditempat terpisah, Kadinsos Lampung Sumarju Saeni berpesan kepada masyarakat, untuk bersabar untuk menunggu tindakan lanjutan hasil temuan ini.

“Percayakan dengan kami untuk menindak lanjuti serta mohon dukungan semua pihak agar dapat berjalan sesuai harapan kita. Dengan demikian dalam dua putaran ini Tim UPSK telah mendeteksi sebanyak 233 orang disabilitas. Menurut agenda Tim masih akan menjangkau pelayanan disabilitas di empat Kabupaten. Dengan UPSK ini diharapkan mendapatkan data penyandang disabilitas yang valid” tegasnya.

Komentar