BBC Siap Jadi Tuan Rumah Gowes Akbar

304
Caption : Anggota Bagoes Bicycle Club (BBC) Lampung, foto bersama usai melakukan goes rutin.

BANDARLAMPUNG, SS – Bagoes Bicycle Club (BBC) Lampung telah siap menjadi tuan rumah “hajatan besar” para pecinta sepeda (goweser) di Bumi Ruwa Jurai, yang akan start di PKOR Way Halim, Minggu (11/3).

Tak tanggung-tanggung hampir 2.000 orang dari dalam maupun luar Lampung dipastikan akan meramaikan perhelatan akbar goweser yang diselenggarakan BBC Lampung dibantu Black Srondol ini.


Acara ini adalah agenda rutin 3 bulanan para goweser di Lampung. Megusung tema “Satu Sepeda Sejuta Sahabat”, Satu Sepeda Satu Lampung, Satu Sepeda Satu Indonesia.” BBC Lampung dari jauh hari menyiapkan Lampung Bersepeda (LB) #17″ Kata Ketua Pelaksana Lampung Bersepeda Seri 17, Pusporiyadi, saat ditemui, Kamis (8/3).

“Hingga semalam (07/03) ada 1.808 orang dari 127 club sepeda di Lampung dan beberapa dari luar Lampung yang telah mendaftar untuk ikut LB #17 ini,” tambahnya.

Pusporiyadi menjelaskan, LB #17 bisa diikuti siapa saja baik perorangan maupun kelompok, BBC Lampung tidak memberi batasan.

Untuk rute LB #17, star dari lapangan merah PKOR Wayhalim – Korpri – Golf – Sabah Balau – Gunung Langgar – Lematang – Sukanegara – Way Galih PTPN VII – Jatisari – Kota Baru – kembali ke arah Itera. Total jarak kurang lebih 30 Kilometer (Km).

Kegiatan ini sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar komunitas atau club sepeda di Lampung dan juga seluruh masyarakat.
Diharapkan acara Lampung Bersepeda Seri 17 ini dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti.
Dengan digelarnya LB#17 ini semoga goweser di Lampung dapat semakin solid, antara sesama komunitas.

Sementara itu, Koordinator Goweser Lampung, Babeh Ruddy menjelaskan, alasan diusungnya Lampung Bersepeda merupakan simbol kampanye gerakan bersepeda untuk mempererat tali silaturahmi antar komunitas club sepeda dan juga masyarakat Lampung pada umumnya.

“Bersama kita memulai, melakukan sesuatu hal yang positif, mengajak masyarakat gemar berolah raga salah satunya ialah bersepeda. Peraturan kita bersama yang buat, juga kita sama-sama jalankan, saling memahami, saling hormat menghormati, saling dukung satu sama yang lainnya. Kita semua tidaklah sempurna maka kita membangun sebuah persaudaraan yang tak ada batasnya, karena tidak seatap bukan berarti tidak bersaudara,” jelasnya.

Babeh Ruddy menambahkan, tidak ada sekat pembatas bagi para pecinta sepeda (goweser) di Lampung, baik jabatan, suka, agama, ras dan golongan (SARA), semua bersaudara.

Apapun nama dan jenis sepeda, semua sama pada saat mengayuh diatas sepeda, simpan dulu dengan baik pangkat dan jabatan, jauhkan keegoan, dengan bersama bisa membawa nama Bumi Ruwai Jurai Lampung yang kita cintai ini menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

“Dengan Gerakan Bersepeda secara tidak langsung membantu semangat membangun pola hidup sehat denga olah raga bersepeda mengurangi polusi udara dan lain-lainnya masih banyak manfaat yang didapatkan dengan bersepeda,” tutupnya.(ss).

Komentar