Bupati Loekman Tinjau Pengerjaan Jalan Bandarjaya – Seputih Agung Kampung Bumi Kencana

133

LAMPUNGTENGAH — Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto meninjau proyek pengerjaan jalan Bandarjaya – Seputih Agung di Kampung Bumi Kencana, Kecamatan Seputih Agung, Kamis (22/08/2019).

Hal itu dilakukannya guna memastikan pembangunan jalan standard kualitas.

“Tujuan kita turun kelapangan untuk memastikan pekerjaan proyek sesuai aturan. Dengan begitu kualitas jalan kuat dan tahan lama, sehingga pembangunan di Lampung Tengah akan cepat merata”, ujar Bupati.

Menurutnya, kondisi jalan yang bagus sangat di harapkan oleh masyarakat agar perekonomian meningkat.

“Perbaikan sudah lama dinanti warga Seputih Agung. Mereka merindukan jalan yang mulus. Pembangunan proyek jalan seringkali kualitasnya kurang baik sehingga perlu perhatian khusus. Dengan adanya infrastruktur yang baik diharapkan perekonomian masyarakat semakin meningkat”, harapnya.

Namun untuk merealisasikan hal teraebut, masyarakat harus ikut serta mengawasi jalannya pembangunan agar Lampung Tengah bisa lebih maju lagi kedepannya.

“Dengan begitu program-program yang telah direncanakan pemerintah daerah dapat berjalan lancar, dan bermanfaat untuk masyarakat Lamteng”, tutur Bupati.

Kunjungan orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai itu pun disambut baik Camat Seputih Agung, Candra Sukma. Ia mengatakan sangat senang dengan hadirnya Bupati Lamteng untuk melakukan pengawasan.

“Turunnya beliau (Bupati) mengecek secara langsung ke lokasi, sangat berdampak positif terhadap pekerja proyek. Nantinya mereka tidak asal-asalan dalam mengerjakan pekerjaan jalan ini. Dan warga termotivasi untuk ikut mengawasi”, ungkapnya.

Mantan Kepala Bagian Protokol Pemkab Lamteng ini berharap peran serta masyarakat dan pengguna jalan untuk menjaga jalan agar tidak cepat rusak.

“Harapan kita pada masyarakat dan pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga jalan agar tidak rusak kembali, dengan gotongroyong membersihkan drainase, sehingga air tidak masuk ke badan jalan. Bagi warga yang memiliki kendaraan angkut agar tidak melebihi tonase yang telah ditentukan”, pungkasnya. (*)

Komentar