Ekspedisi Orange Jalan Kaki Perlintasan Stasiun Tanjung Karang – Sukamenanti Garuntang

511

BANDARLAMPUNG — Executive Vice President (EVP) PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang, Sulthon Hasanudin, pimpin langsung ekspedisi orange, yakni kegiatan berjalan kaki menelusuri jalur kereta api antara Stasiun Tanjung Karang – Stasiun Sukamenanti Garuntang, Kamis (malam Jumat) mulai pukul 21.00 WIB.

Kegiatan yang diikuti oleh 60 an jajaran pejabat KAI serta tim operasional kerja KAI, dimulai dengan arahan EVP PT KAI Divre IV Tanjung Karang, kemudian berdoa, lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki. Seluruh pasukan tampak bersemangat mengikuti kegiatan tersebut.

EVP PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Sulthon Hasanudin mengatakan, kegiatan ini dilakukan, pertama ingin mengetahui atau mengecek kondisi lokomotif, kedua juga ingin tahu situasi rel dimalam hari.

Tetapi sebenarnya fokus kegiatan ini ialah memberi semangatlah kepada teman-teman dilintas, termasuk bertemu dengan Petugas Penilik Jalan (PPJ), jadi melihat para pejabat KAI yang berjalan kaki, mereka itu tidak merasa sendirian, juga termasuk berjumpa dengan penjaga perlintasan.

“Jadi kalau pejabatnya jajaran manajemennya aja mau jalan malam, tandanya itu orang yang dibawah juga tergugah semangatnya” ujar Sulthon.

Ia menambahkan, saat penelusuran dimalam hari ini, tim menemukan banyaknya sampah warga yang dibuang kanan kiri jalur kereta api, hal itu dapat mengganggu kelancaran perjalanan kereta api.

Banyaknya sampah yang ada di jalur kereta api sebenarnya sudah lama terjadi, dan KAI juga sudah melakukan sosialisasi dan menghimbau warga untuk tidak membuang sampah disekitar rel, namun hingga saat ini masih ada saja warga yang membandel.

“Lah ini memang kita lagi carikan solusinya, kita harus berbicara dengan pak lurah, atau RT, apakah mereka butuh tempat pembuangan sampah atau gimana, kalau memang butuh ya bisa kita bantu. Saya lihat ada juga restoran yang membuang sampah langsung ke rel, ini dilakukan tidak bisa sendirian, harus bersama pemda setempat, ini sebenarnya persoalan sudah lama, sering kita sosialisasikan tapi kembali lagi, kembali lagi, dan memang kami agak mengalami kesulitan, ini karena memang budaya yang sudah terlalu lama” pungkasnya.

Sementara itu, Deputy EVP PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Beni Herbimawan, yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan malam ini cukup bagus, karena bisa lihat situasi, kondisi track dimalam hari.

Pada kesempatan yang sama, Manager Humas Sapto Hartoyo mengatakan, jalan kaki telusuri jalur kereta api dari stasiun ke stasiun memang rutinitas pejabat KAI untuk mengetahui langsung kondisi jalur rel guna memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api.

Dalam kegiatan jalan kaki juga, para pejabat KAI bisa bertemu dan ngobrol langsung dengan para pekerja yang tengah melakukan tugasnya, seperti penjaga perlintasan, atau para pekerja perbaikan jalan kereta api yang dijumpai.

Untuk kegiatan jalan kaki malam hari ini, KAI Divre IV juga memberikan bingkisan kepada sejumlah pegawai penjaga perlintasan kereta api yang tengah bertugas.(*)

Komentar