Indosat Ooredoo Membangun Mata Rantai Ekonomi Melalui Digitalisasi

215

MEDAN – Indosat Ooredoo dengan strategi akselerasi B2B sebagai mesin
pertumbuhan baru, kembali menggelar roadshow event business connect di Kota Medan.

Indosat Ooredoo melalui Indosat Ooredoo Business memanfaatkan ajang ini untuk memperkenalkan beragam teknologi disruptif yang mampu membantu para pelaku usaha dan
pemangku kepentingan menemukan model bisnis baru, business insight melalui sharing use cases dari para praktisi dan industri leader, dan solusi untuk peningkatan bisnis dan
produktivitas.

“Indosat Ooredoo Business menggelar Business Connect di Medan karena tingginya potensi yang ada di sini. Kami mengundang beberapa narasumber andal untuk mengulas solusi disruptive yang bisa diterapkan para pelaku bisnis di Medan. Kami berharap event ini dapat memfasilitasi pebisnis untuk mengadopsi teknologi digital dalam membuka peluang, peningkatan
produktivitas dan percepatan pertumbuhan ekonomi seiring dengan kemunculan disruptive
teknologi.” ujar Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Intan Abdams Katoppo, Rabu (9/1/2019).

Ia menjelaskan, Kota Medan menjadi lokasi pembuka rangkaian Business Connect tahun 2019 ini karena banyak potensi dari beragam sektor yang dapat dijadikan sumber pertumbuhan ekonomi
seperti pariwisata, perdagangan, pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Kota Medan juga tercatat memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12%, atau diatas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,06% (2017 vs 2016).

Acara ini mengusung tema: “Indosat Ooredoo Business Connect: Disruptive Solution for Digital Economy” menampilkan para narasumber ternama seperti Musa Rajekshah, Wakil Gubernur
Sumatera Utara, Siti Sufintri Rahayu, Public Relations Director Traveloka, dan Mardi Wu, CEO PT Nutrifood Indonesia.

Para narasumber yang terdiri dari pelaku bisnis dan praktisi tersebut memberikan beragam wawasan bisnis dan use cases, sehingga nantinya dapat memotivasi
serta memicu banyak ide bagi para pelaku usaha untuk memulai sebuah transformasi.

Selain itu Business Connect juga memamerkan beragam solusi ICT seperti Internet of Things (IoT),
NEXTfleet (fleet management), Data Center, Connectivity, dan Managed Service.

“Indosat Ooredoo menyadari bahwa di era disruptive technology saat ini, setiap sektor perlu mengadopsi digital guna memberikan value bisnis melalui ekonomi digital. Selain itu, kami juga
berharap dengan rampungnya perluasan jaringan 4G Plus di area Sumatera Utara dapat turut mendukung layanan dan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan selular maupun bisnis
Indosat Ooredoo,” tutup Intan.

Tentang Indosat Ooredoo Indosat Ooredoo (IDX: ISAT), bagian dari Ooredoo Group, adalah perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia yang memberikan akses dan konektivitas kepada setiap orang dan bisnis.

Indosat Ooredoo ingin meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik melalui dunia digital.

Pada Q3 tahun 2018, Indosat Ooredoo memiliki 64,1 juta pelanggan. Indosat Ooredoo menerima penghargaan sebagai Most Innovative Company of the Year tahun 2015 dari Asia Pacific Stevie Awards. (*).

Komentar