Lustrum ke XII SMA Xaverius Dimeriahkan Penampilan Tari Kreasi dan Band dari Siswa-Siswi

# Dilihat: 267 pengunjung
  • Bagikan

BANDARLAMPUNG — Lustrum ke-XII SMA Xaverius yang diselenggarakan, Jumat (3/12) bertempat di Halaman Sekolah setempat, dimeriahkan dengan penampilan seni kreatif dari para Siswa-Siswi. Berbagai kesenian ditampilkan mulai dari tarian, puisi, bermain alat musik tradisional, hingga band.

Rangkaian acara puncak diawali Misa Ekaristi oleh belasan Imam di Keuskupan Tanjungkarang. Uniknya, saat Misa Ekaristi diiringi musik gamelan yang dimainkan oleh guru-guru SMA Xaverius Bandarlampung.

Kepala SMA Xaverius Bandarlampung, F. Joko Winarno dalam sambutannya menyampaikan, usia 60 tahun bukanlah usia yang muda lagi, kalau usia itu diterapkan pada kita tentu sudah memasuki usia pensiun tetapi ketika usia pada suatu institusi maka semestinyalah institusi kita ini sudah mengalami suatu kedewasaan dan kematangan.

Kita melihat kedepan begitu berat tantangan yang akan dihadapi, beberapa waktu yang lalu kita masih coba untuk mempelajari apa itu era industri 4.0, belum sempat kita kuasai 100% ada pembelajaran berharga di mana kita diajari oleh sesuatu yang tidak kelihatan yaitu virus Corona, sehingga terjadi percepatan perkembangan.

Saat ini kita harus berhadapan dengan masyarakat 5.0, Ini adalah sebuah tantangan berat bagi kita semua amat sangat tidak penting jika kita merasa sudah hebat, apalagi kita merasa duduk di atas menara gading di luar sana semuanya sudah berlomba-lomba bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik untuk anak, maka yang menjadi bahan refleksi bagi kita semua adalah bagaimana kita menyiapkan lulusan-lulusan dari SMA Xaverius bandar Lampung, kita harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan ke depan.

“Lembaga pendidikan menjadi andalan utama untuk mempersiapkan masa depan mereka, maka pada kesempatan ini saya juga terima kasih kepada teman-teman guru dan karyawan, terutama ketika kita berhadapan dengan situasi pandemi yang sangat sulit perlahan kita terus belajar dan akhirnya sedikit demi sedikit mulai menemukan pola pembelajaran yang terbaik untuk anak-anak belajar,” ujar F. Joko Winarno.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Xaverius Tanjungkarang Romo Andreas Sutrisno, Pr., juga menyampaikan, SMA Xaverius bandar Lampung merayakan Lustrum ke-XII, umur 60 tahun tentu bukanlah umur yang mudah namun umur yang telah mencapai kematangan, kematangan ini kita peroleh atas hasil usaha dan karya yang telah kita lakukan.

Keberhasilan yang kita raih yang harus kita ingat dan pegang sampai saat ini adalah kepercayaan karena kepercayaan ini maka sampai sekarang masih dan diminati oleh masyarakat, sehingga sampai saat ini telah mencapai umur yang ke-60 tahun.

Pada situasi Covid19 ini di tahun ajaran 2020 2021 SMA Xaverius Bandar Lampung berani menambah satu rombel lagi untuk kelas 10 menjadi 8 rombel. Mudah-mudahan tahun depan juga masih mempertahankan rombel ini.

Keberhasilan yang telah diraih ini tentu tidak bisa dilepaskan dari peran bapak Uskup, Romo, suster, dan bapak Ibu sekalian baik yang telah mendahului kita, atau yang sudah purna Bakti.

Tantangan pendidikan ke depan kita telah masuk revolusi industri 4.0 namun ternyata kita juga sudah dipaksa untuk lebih cepat menyongsong masyarakat 5.0. Teknologi dan IT akan menjadi sarana utama dalam pendidikan. Kecerdasan artivisual/buatan atau kecerdasan buatan artivisial intelijen dan juga robotic akan menentukan arah pendidikan kedepannya.

Sementara itu, Ketua Lustrum ke-XII Nicolaus Bangun Prabowo mengatakan, Lustrum adalah istilah dalam Bahasa latin yang digunakan untuk penanggalan pada sebuah periode 5 tahunan.

Lustrum ke-12 SMA Xaverius
Bandarlampung mengangkat terma “Hamoni Cinta, yang didasarkan pada sebuah kesadaran akan adanya keberagaman yang erat dengan kehidupan kita sehari hari. Harmoni merupakan bentuk keselarasan yang menjadi indah dari keberagaman tersebut.

Lustrum ke 12 ini menandakan SMA Xaverius Bandarlampung sudah ber-umur 60 tahun. Usia yang sudah tidak muda lagi jika dilihat darn hitungan angka berarti sudah menunjukkan kematangan.

Pada lustrum ke 12 atau ulang tahun ke 60 ini, kita dapat mengambil contoh colonel
Sanders sebagai pemilik KFC yang sangat terkenal, beliau memulai usaha di usia 52 tahun, kemudian di usia 60 tahun-an baru mencapai kesuksesan dalam mengembangkan usaha.

Dari kisah Kolonel Sanders ini kami ingin mengambil sebuah pembelajaran bahwa usia 60 tahun memang usia yang sudan matang, namun jangan cepat puas diri dengan hasil yang sudah kita capai. Kedepan tentu kita harus terus belajar menghadapi tantangan global sesuai dengan visi misi yayasan.

Kita dituntut untuk mempersiapkan mutu lulusan berkarakter yang siap menghadapi tantangan jaman.

Harapannya SMA Xaverius Bandarlampung mampu untuk menjawab tantangan global tersebut dengan usaha yang maksimal untuk kemajuan bangsa dan Negara.

“Maka, mari kita bergandeng tangan dalam keberagaman untuk mencapai sebuah Harmoni Cinta, dalam mewarnai dunia pendidikan. Selamat ulang tahun ke 60 SMA Xaverius Bandarlampung, semoga harmoni cinta dapat terwujud. Selamat pesta Pelindung sekolah Santo Fransiskus Xaverius, Tuhan memberkati”, tutupnya.

Untuk diketahui, SMA Xaverius meraih juara berbagai perlombaan, diantaranya: lomba Akuntansi Untar juara 1 dan 3, Lomba Ekonomi Untar juara 1, Lomba Ekonomi Akuntansi UMN juara 2, Lomba KSN juara 7, 8 dan 9, Lomba Akuntansi Untar juara 1 dan 3 dan Lomba akuntansi TSM juara 1.***(ss)

  • Bagikan