Malou Caluza, Pimpinan Wanita Pertama di QNET, Ini Kisah Suksesnya

148

“QNET memberikan saya ruang untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan. Disinilah saya belajar bagaimana menjalin relasi dengan orang lain, mengembangkan bisnis, hingga tahu secara dalam mengenai sistem penjualan” (Malou Caluza).

JAKARTA — Malou Caluza, seorang praktisi wanita dan pakar senior di industri penjualan langsung, QNET yakni perusahaan langsung terkemuka di Asia dan Indonesia, dan hari ini secara resmi mengumumkan CEO barunya tersebut, Jumat (19/7/2019).

Mengawali karir di bagian layanan konsumen sekitar 20 tahun lalu, karir Malou semakin meningkat hingga menempati posisi CEO QNET, perusahaan penjualan langsung yang menjadi sponsor resmi Manchester City. Sepanjang sejarah berdirinya QNET, Malou Caluza adalah wanita pertama yang menjadi CEO di QNET.

Dengan dedikasi dan loyalitasnya yang tinggi, QNET memilih wanita lulusan Commerce dan Marketing dari sebuah universitas di Filipina untuk menjadi CEO.

Semangat belajar untuk menjadi ahli di industri penjualan langsung patut diapresiasi, mulai dari manajemen hubungan pelanggan, manajemen pemasaran, e-commerce, pengembangan bisnis, kewirausahaan, perencanaan strategis hingga pengembangan sumber daya manusia.

“Pekerjaan pertama saya di QNET hanyalah seorang staf di bagian layanan konsumen. Selama 20 tahun QNET memberikan saya ruang untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan. Disinilah saya belajar bagaimana menjalin relasi dengan orang lain, mengembangkan bisnis, hingga tahu secara dalam mengenai sistem penjualan. Keinginan saya hanya satu, saya ingin menginspirasi banyak orang melalui pencapaian-pencapaian saya,” tegas Malou Caluza, dalam siaran pers Selasa 25 Juni 2019.

Menurut Malou Caluza, dalam menjalani kehidupan ada dua aspek kehidupan yang tidak boleh berhenti, yaitu belajar dan bertumbuh. Dimana pun kita berada dan pada posisi apapun, terus belajar hal baru akan membuat kita semakin tumbuh dan berkembang.

“Bagi saya, QNET merupakan perusahaan penjualan langsung yang unik. QNET mengedepankan budaya layanan konsumen yang unggul sehingga setiap sumber daya manusianya didorong untuk memiliki kemampuan melayani konsumen dengan baik. Selain itu, QNET mendorong para stafnya untuk memberikan dampak positif di komunitas tempat kami beroperasi.
Filosofi QNET, Raise Yourself To Help Mankind (RYTHM), memberikan para staf kesempatan untuk terus mengembangkan kualitas dirinya dengan tujuan untuk bisa menolong orang lain yang membutuhkan,” tegas Malou Caluza.

Melalui penunjukan sosok wanita sebagai CEO, QNET menghargai setiap prestasi para karyawan yang kompeten dan loyal, dengan tidak memandang jenis kelamin. QNET percaya bahwa setiap orang berhak untuk mengembangkan dirinya dan berprestasi tanpa batas.

Tentang QNET:
QNET adalah salah satu perusahaan penjualan langsung terkemuka di Asia yang menawarkan berbagai macam produk kesehatan, kebugaran, dan gaya hidup yang memungkinkan orang untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Model bisnis QNET telah membantu memberdayakan jutaan wirausaha di lebih dari 100 negara di seluruh dunia.
QNET berkantor pusat di Hong Kong dan telah hadir di lebih dari 25 negara di seluruh dunia melalui anak perusahaan, kantor cabang, kemitraan agen, dan pemegang waralaba.

Di Indonesia, QNET memiliki 3 kantor perwakilan yang berlokasi di Jakarta, Surabaya, dan Bali.QNET adalah mitra bisnis dari Asosiasi Penjualan Langsung Malaysia, Singapura, Filipina, Indonesia, dan UEA, serta Asosiasi Makanan Kesehatan Hong Kong dan Asosiasi Industri Suplemen Kesehatan Industri Singapura.

QNET aktif dalam mensponsori berbagai cabang olahraga di seluruh dunia, termasuk sepak bola, badminton, dan masih banyak lagi. Hal ini karena perusahaan meyakini bahwa semangat, gairah, dan kerjasama dalam olahraga merupakan refleksi dari nilai-nilai QNET.

QNET baru saja menandatangani perjanjian kerjasama baru yang menarik dengan Manchester City Football Club (MCFC), sebagai mitra resmi penjualan langsung selama tiga tahun, hingga tahun 2020.(*)

Komentar