Partai Berkarya Dukung Herman HN Jadi Gubernur Lampung

524

BANDARLAMPUNG – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Lampung, Jajuli Isa mengumumkan dukungan partainya kepada calon gubernur Lampung, Herman HN.

Pernyataan tersebut dijelaskannya pada saat acara silaturahmi antara seluruh kader partai Berkarya se-Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, dengan cagub yang saat ini masih menjabat sebagai Walikota Bandarlampung itu, yang berlangsung di Kantor Sekretariat Partai Berkarya Lampung, Jalan Sultan Agung, Kedaton Bandarlampung.

” Dalam Pemilihan Gubernur  Lampung tahun ini, Partai kami sudah menentukan pilihan untuk mendukung pak Herman HN” ujar Ketua DPW Partai Berkarya Lampung, Jajuli Isa, saat ditemui di acara tersebut, Jumat (9/2).

Jajuli menambahkan, acara silaturahmi ini adalah konsolidasi partai, yang pada hari ini sudah mendapat informasi dari KPU bahwa partai berkarya memenuhi persayaratan. Pada 17 Februari akan diumumkan secara nasional, bahwa berkarya bisa ikut serta dalam pemilihan umum.

“Hari ini kita bersama pengurus Partai Berkarya Lampung, memastikan bahwa Partai Berkarya harus masuk ketingkat bawah yaitu kecamatan dan kelurahan, dan saat ini kadernya sudah ada di 15 Kabupaten Kota se Provinsi Lampung” tambahnya.

Sebelumnya partai Berkarya pernah tidak masuk verifikasi, namun karena kegigihan DPW dan kader-kadernya, alhamdulillah sekarang sudah sah terverifikasi.

Partai Berkarya secara sepakat sudah menentukan pilihan untuk bermitra dengan calon gubernur. Oleh karena itu  seluruh kader partai wajib mendukung memenangkan calon gubernur yang didukung oleh Partai, yang dalam hal ini ialah Drs. Herman HN.

Bicara partai, jadi jika kader ada yang tidak memperjuangkan partainya. Apabila diketahui maka partai akan mereposisi, memindahkan, untuk yang menghianati partai.

Sementara itu, Calon Gubernur Lampung, Herman HN dalam acara silaturahmi tersebut mengatakan, dirinya meucapkan terimakasih kepada Partai Berkarya atas dukungannya.

Herman HN juga mengatakan, bahwa pimpinan harus dekat dengan rakyat, jangan hanya saat jelang pemilu saja. Sesuai UUD 45, harus bisa mensejahterakan rakyat, jangan membohongi rakyat. Begitu juga partai harus berbuat untuk rakyat, terutama nanti jika sudah duduk di kursi DPR. (rls/ss)

Komentar