Pemprov Lampung Transformasi Pengembangan Koperasi dan UMKM Lampung di Pandemi Covid-19

99

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung berusaha untuk terus melakukan transformasi Koperasi dan UMKM Lampung pasca pandemi covid-19 untuk mendorong sektor riil dan digitalisasi UMKM di Bumi Ruwai Jurai.

Hal itu diungkapkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, saat hadir di acara Coffe Morning bersama jajaran stakehoder Provinsi Lampung, bertempat Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Rabu, 21 Oktober 2020.

Gubernur Arinal juga mengatakan, terus berusaha dengan berbagai upaya untuk mendorong pengembangan Koperasi dan UMKM.

Oleh sebab itu dirinya ingin menyerap aspirasi dari seluruh pihak mengenai keadaan koperasi dan UMKM yang ada, karena pembangunan di Provinsi Lampung harus dilakukan bersama-sama, Pemerintah memberikan perhatian yang besar kepada UMKM.

Provinsi Lampung saat ini merupakan lokomotif pertanian dan ketahanan pangan di Indonesia yang mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia, disamping Lampung sebagai penghasil komoditi pertanian dan perkebunan, sektor UMKM terus dikembangkan, hilirasi produk pertanian dan perkebun harus diperankan oleh UMKM, pengembangannya sangat bergantung kepada cara pengelolaan dan penanganannya.

“Untuk itu Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh usaha dan upaya yang terus dikembangkan oleh Koperasi dan UMKM yang ada di Provinsi Lampung. Kita terus mendorong pengembangan koperasi dan UMKM untuk memajukan usaha kerakyatan di Provinsi Lampung,” katanya.

Gubernur Arinal mengungkapkan bahwa Pandemi Covid-19 saat ini justru diharapkan menjadi pemicu kebangkitan bagi UMKM, dimana saat ini pemasaran dan transaksi cenderung dilakukan dengan mengadopsi teknologi digital.

Diharapkan agar pelaku usaha dapat melakukan berbagai penyesuaian, termasuk menjajaki ruang-ruang digital. Ia berpesan kepada seluruh pelaku usaha untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan dengan penuh kesadaran dimasa Pandemi covid-19 ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Dr Agus Nompitu, yang turut hadir dalam kesempatan itu mengatakan, coffee morning ini untuk mendengarkan apa yang menjadi permasalahan, atau kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha koperasi dan UMKM di Provinsi Lampung.

Perlu diketahui, Dalam acara Coffee morning tampak guru hadir Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, serta pelaku usaha koperasi dan UMKM, serta stake holder lainnya.(ihan)

Komentar