Pertamina Bersama Pemkot Bandarlampung Sosialisasi Penggunaan Gas LPG 3 KG Tepat Sasaran

119

BANDARLAMPUNG — Didasari oleh Surat Edaran Pemerintah Kota Bandar Lampung No. 600/124/I.05/2018 perihal larangan penggunaan LPG 3 Kg untuk sektor perhotelan, rumah makan non usaha mikro, dan usaha laundry.

Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel melakukan sosialisasi tentang penggunaan LPG 3 Kg yang tepat sasaran, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat(19/10/18).

Walikota Bandar Lampung, Herman HN, secara langsung melalui surat tersebut menginstruksikan pemilik usaha perhotelan, rumah makan, dan laundry tidak menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi.

“Pemanfaatan LPG 3 Kg bersubsidi hanya diperuntukkan untuk masyarakat yang belum mampu dan usaha kecil mikro, bukan ketiga usaha yang diinstruksikan dalam surat tersebut,” Ujar Herman HN.

Sementara itu, Pjs. Region Manager Communication & CSR Sumbagsel, Taufikurachman menyambut baik sinergi dalam bentuk sosialisasi itu.

Menurut Taufik, sosialisasi tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan kemudahan akses energi khususnya bagi masyarakat mampu untuk tidak menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi.

Ditambahkan, kegiatan ini dikemas dalam bentuk roadshow di 20 kecamatan di Kota Bandar Lampung dengan narasumber dari Pemerintah Kota Bandar Lampung, Kepolisian Daerah Lampung, Camat setempat, Hiswana Migas, dan Pertamina yang akan dilakukan sejak 15 Oktober 2018 hingga 30 November 2018.

“Hingga hari ini sudah 4 lokasi, yakni di Kecamatan Tanjung Senang, Labuhan Ratu, Rajabasa, dan Kedaton, mudah-mudahan roadshownya lancar, hingga 30 November nanti seluruh kecamatan di Kota Bandar Lampung sudah menerima sosialisasi ini,” Ujar Taufikurachman.

Dalam setiap sosialisasi ditargetkan peserta yang hadir mencapai 50 orang yang terdiri dari para pelaku usaha perhotelan, rumah makan, dan laundry serta Lurah setempat.

Bersamaan dengan roadshow sosialisasi itu, Pertamina juga menyiapkan hadiah berupa Bright Gas 5.5 Kg, selain hadiah, Pertamina juga memberikan promo penukaran dua tabung LPG 3 Kg kosong ke Bright Gas 5.5 Kg dengan isinya hanya dengan membayar biaya refill sebesar Rp72.500.

Promo itu lanjut Taufik sebagai bentuk apresiasi pihaknya kepada masyarakat karena telah bersedia menggunakan LPG non subsidi.

Dirinya berharap dengan adanya apresiasi seperti promo tersebut bisa mendorong lebih banyak masyarakat terutama pelaku usaha dalam sosialisasi ini untuk hijrah bersama Bright Gas. (*).

Komentar