Selaras Arahan Gubernur, IKAPTK Lampung Bagikan Sembako Hingga Bedah Rumah ke Warga Terdampak Covid-19

# Dilihat: 1.733 pengunjung
  • Bagikan

BANDARLAMPUNG — Kegiatan Bakti Sosial ini selaras dengan arahan Gubernur Lampung yang mengharapkan ASN (Aparatur Sipil Negara), yang punya kemampuan untuk membantu masyarakat dalam suasana pandemi covid-19.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung, Drs. Sulpakar, MM

Hal itu diungkapkan Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung, Drs. Sulpakar, MM, didampingi Sekretaris IKAPTK Lampung Drs. Aswarodi M.Si, usai secara resmi membuka kegiatan Bakti Sosial IKAPTK Lampung Peduli, Sabtu (4/9/2021).

Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung mengadakan kegiatan Bakti Sosial untuk masyarakat terdampak Covid19.

Dalam sambutannya Drs. Sulpakar, MM menyampaikan, IKAPTK Lampung merupakan perkumpulan dari Alumni APDN, STPDN, IIP, dan IPDN.

IKAPTK yang beranggotakan ASN aktif dan pensiunan ini, bersama-sama mengkoordinasikan apa yang menjadi arahan Gubernur Lampung Ir H. Arinal Djunaidi, yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina IKAPTK Lampung, dengan melakukan bakti sosial berupa pemberian sembako, kemudian pemberian bantuan sejumlah uang kepada yatim, piatu, dan yatim piatu yang disebabkan orang tuanya meninggal karena Covid-19.

Kemudian rangkaian kegiatan lainnya yaitu melakukan bedah rumah, membantu masyarakat kita yang memiliki rumah tidak layak huni dan tanahnya adalah kepemilikan pribadi.

Dalam melaksanakan kegiatan bedah rumah, IKAPTK Lampung membangkitkan semangat gotong royong, karena di dalam pengerjaannya tidak memberikan upah, sehingga diharapkan warga sekitar saling bantu-membantu, bahu-membahu untuk memperbaiki atau mendirikan rumah yang mendapatkan bantuan ini atas kebersamaan kita dengan masyarakat.

“Tentunya juga diharapkan kegiatan ini dapat menggugah bagi teman-teman yang punya kemampuan untuk melakukan kegiatan yang sama, sehingga dampak Covid-19 ini tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat. Paling tidak mereka terhibur bahwa di kiri kanan mereka di tengah-tengah mereka ada saudara-saudara yang masih punya rasa kepedulian terhadap mereka yang terkena dampak Covid-19″tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris IKAPTK Lampung Drs. Aswarodi M.Si menambahkan, rangkaian kegiatan baksos IKAPTK Lampung berlangsung selama dua hari 4-5 September 2021.

Kegiatan diawali acara pelepasan Tim Distribusi Bantuan sekaligus sebagai tanda dimulainya kegiatan Aksi Peduli oleh Ketua DPP IKAPTK Lampung.

Selanjutnya dilaksanakan penyerahan bantuan bedah rumah warga sekaligus peletakan batu pertama oleh Ketua beserta perwakilan dari anggota DPP IKAPTK Lampung, sebagai tanda
dimulainya kegiatan Bedah Rumah, yang berlokasi di Jalan Harimau 5 LK III Rt/Rw. 004 Kel. Sukamenanti Baru Kec. Kedaton Kota Bandarlampung.

Kemudian selanjutnya membagikan sembako kepada masyarakat terdampak Covid- 19 diantaranya ialah driver ojek online, tukang becak yang ada disekitaran Gudang Lelang dan Jalan Yos Sudarso Telukbetung
Bandarlampung, untuk warga di Pulau Pasaran, dan warga di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Bakung.

Untuk di TPA Sampah Bakung diberikan juga bahan sayur-sayuran dan lauk pauk, yang juag merupakan program Gerakan Saatnya Ikut Bergerak untuk Rakyat (Siger).

Program SIGER diluncurkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung yang juga selaku Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal beberapa waktu lalu, guna membantu masyarakat yang membutuhkan terutama ditengah masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Pada hari selanjutnya dilaksanakan kegiatan Fogging, kemudian memberikan santunan kepada Anak Yatim/Piatu, yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19 sebanyak 5 keluarga, adapun yang diberikan ialah sembako dan santunan uang tunai.

Puncak acara bakti sosial DPP IKAPTK Lampung dilaksanakan acara penyerahan bantuan Paket Sembako untuk masyarakat terdampak Covid19 kepada sejumlah awak media, dan kelompok Penyandang disabilitas yang berlangsung di Dapur Difabel. (*)

  • Bagikan