Anggota DPRD Pringsewu Tanggapi Kelangkaan Minyak Goreng

PRINGSEWU– Kelangkaan minyak goreng diberbagai daerah termasuk Pringsewu, mendapat sorotan dari anggota DPRD Pringsewu Triaksono. Ia berharap ada pendataan antara permintaan dan suplay di kabupaten setempat.

Ia mengatakan, intuk itu Komisi II DPRD Pringsewu juga akan turun lapangan, Senin (14/2). Masyarakat tak melakukan aksi borong sementara pengusaha juga perlu menambah stok.

Diminta kepada pihak terkait untuk intens berkoordinasi dengan kementrian perdagangan melalui tahapan yang berlaku. Setelah tergambar dengan jelas keadaan di kementrian, pemerintah daerah melalui kepala daerah segera mengambil langkah kebijakan.

Perlu diketahui, terjadi kelangkaan minyak goreng diberbagai daerah, membuat masyarakat membeli dengan harga yang sangat mahal, biasanya hanya RP14 Ribu perliter, sekarang bisa dijual Rp20 ribu.

” Ya susah cari minyak goreng, sekalinya ada harganya tinggi, biasa cuma Rp14 ribu seliter, karena langka ya walau mahal tetep dibeli, saya beli Rp20 ribu harganya,” ujar Ngidah saat ditemui di pasar tradisional.(*DBS)

Seedbacklink