Darwis Terpilih Ketua Yunit Adat Pekon Banjar Agung Ilir

236

TANGGAMUS — Rapat para tokoh adat terkait pergantian ketua yunit Adat yang mengundurkan diri, Pekon Banjar Agung Ilir, kecamatan Pugung, kabupaten Tanggamus, kendati awal rapat suasanan agak memanas, namun berakhir dengan keputusan yang penuh hikmah, rapat adat yang di pimpin Safe’i Gelar Khatu Lama, digelar di halaman rumah ketua unit adat, Yahya asik Gelar Paksi Puyimbang, Jum’at Malam, (6/9/19) sekira pukul,18.30 WIB.

Yahya Asik, Gelar Paksi Puyimbang ketua unit adat Pekon Banjar agung Ilir dalam Sambutannya mengatakan, berdasarkan kondisi dan usia yang sudah tidak memungkinkan, dengan tidak mengurangi rasa hormat, kepada seluruh tokoh adat yang ada di Pekon Banjar Agung Ilir dalam sambutannya, menyatakan pengunduran diri, dari ketua yunit Adat, namun saya tetap siap membantu baik dari pemikiran, maupun pengalaman kalau masih di butuhkan dan tetap sebagai tokoh adat,”ungkap Yahya.

Dikatakan Yahya Asik, di kecamatan Pugung melalui IWAPTA telah di terbitkan Buku Kuntakha Khaja Niti, yang baru, buku tersebut sebagai dasar dasar petunjuk pelaksanaan adat dalam menjalankan hajat yang menggunakan adat istiadat, di masyarakat yang melangsungkan hajatan adat, buku kuntakha yang sudah di cetak pengurus IWAPTA akan di bagi dengan harga Rp 150,000, satu bukunya,” ucap, Paksi Punyimbang.

Lebih lanjut dijelaskan Yahya Asik, aset aset adat yang ada, setelah terbentuk kepengurusan yang baru akan diserahkan, kepada ketua yunit yang baru, lanjutnya terkait laporan keuangan malam ini akan diserahkan langsung, setelah laporan pertanggung jawaban selesai, seperti hasil sawah Pekon yang di serahkan Pj kakon tanggal (27/8 19), dari hasil panen sawah sebanyak, 324 kg dengan hasil penjualan sebesar Rp, 1 539 000, telah sepakat di beli kan Tower Masjid,” jelas Yahya.

Sementara bendahara adat Sahrawi, Gelar Pengikhan Pemimpin, melaporkan keuangan unit Pekon Banjar agung Ilir, selama menjabat bendahara sejak tanggal (15/7/2007) keuangan Sampai saat ini sebesar, Rp,1400,300,
Selama 15 tahun . Mengenai rincian pelaporan pertanggung jawaban, akan saya bacakan bila di inginkan,” paparnya.

Rapat pengurus adat Pekon Banjar Agung Ilir, yang di pimpin Safe,i, gelar Khatu Lama, terkait pengunduran diri, Yahya Asik, Gelar Paksi Punyimbang, dari hasil kesepakatan para tokoh adat pada malam tersebut menghasilkan keputusan yang sudah di sepakati, sesuai Adat Pupadu, yang cendrung Demokrasi, yakni Musyawarah dan Mufakat, dengan keputusan, Ketua yunit Adat, Darwis,
Sekretaris. Maulana
Bendahara, Habiyanto,
Wakil sekretaris, Aswandi
Wakil bendahara, Maryun.

Darwis, Ketua Yunit IWAPTA Pekon Banjar Agung Ilir dalam sambutannya, menyatakan kesiapannya tuk menjadi ketua yunit, apalagi amanat tersebut merupakan kepercayaan para tokoh adat yang di percayakan kepadanya, akan tetapi dengan segala keterbatasannya, Darwis memohon kepada tokoh adat atau tua tua Pekon jangan pernah bosan membimbingnya atau memberi masukan demi kemajuan pekon,” harapnya(Samuel).

Komentar