DPRD Kota Metro Gelar Rapat Paripurna Peringatan HUT Kota Metro Ke-82

110

KOTAMETRO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menyelenggarakan Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi Kota Metro ke-82 tahun 2019. Kegiatan diadakan pada Kamis (13/6), dipimpin oleh Ketua DPRD Anna Morinda.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Lampung Fitter Syahboedin, S.E., M.M., mewakili Gubernur Lampung, Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Bupati Lampung Tengah, 16 anggota DPRD Kota Metro, dan Walikota dan Wakil Walikota pada periode lalu, Wakil Ketua DPRD periode 2004 dan 2009, para anggota Fokorpimda, Kepala OPD, serta sejumlah undangan lain.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, berharap di usia yang ke- 82, Kota Metro bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga mampu membangun sinergitas pemerintah daerah dengan masyarakat.

“Sinergisitas dalam penyelenggaraan pemerintah antara eksekutif dengan legislatif harus terjaga dengan baik. Sehingga visi dan misi Kota Metro dapat terwujud. Dengan semangat menyongsong Kota Metro yang maju, adil dan makmur serta dapat menjadikan motivasi terhadap Pemerintah Kota Metro lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Lampung, Fitter Syahboedin, berharap, HUT Kota Metro yang ke-82, sebagai momentum untuk terus meningkatkan pembangunan untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Metro.

Hal itu, selaras dengan visi Provinsi Lampung2019 – 2024, yakni mencapai Rakyat Lampung Berjaya. “Visi tersebut dimaksudkan agar Lampung dalam kondisi aman masyarakat yang berbudaya maju dan berdaya saing kerja serta sejahtera.

Untuk mencapai visi tersebut maka terdapat 6 misi yang akan dilaksanakan yaitu, menciptakan kehidupan yang religius agamis berbudaya aman dan damai.

Mewujudkan Good-governance, untuk meningkatkan kualitas dan peranan pelayanan publik. Mengembangkan upaya perlindungan anak pemberdayaan perempuan dan kaum difabel.“Serta mengembangkan infrastruktur guna meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah.

Membangun kekuatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan wilayah pedesaan yang seimbang dengan wilayah perkotaan. Dan yang terakhir mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama (*)

Komentar