Forkesi Bagikan Paket Sembako dan Buka Puasa Bersama Anak-Anak Disabilitas di Dapur Dif_Abel

# Dilihat: 162 pengunjung
  • Bagikan

BANDARLAMPUNG — Forkesi (Forum Keluarga Spesial Indonesia) chapter Lampung Bersama beberapa komunitas disabilitas di Provinsi Lampung, mengadakan buka puasa bersama dengan Anak-Anak Disabilitas di Dapur Dif_abel Bandarlampung, Minggu (2/5/2021).

Pada momen yang bertepatan juga dengan peringatan hari pendidikan nasional itu, anak-anak disabilitas juga menampilkan beberapa kebolehan mereka seperti tarian, lagu, puisi, membaca Al Quran serta doa, pembagian bantuan secara simbolis dan ditutup dengan buka puasa bersama.

Hj.Armala Dewi, AMK selaku Ketua PIK Potads Lampung, yang juga sebagai ketua Baksos, mewakili sejumlah komunitas yang terlibat dalam acara tersebut menjelaskan, selain menggelar kegiatan buka bersama Forkesi yang menggandeng KOPALA (Komunitas Peduli Autis Lampung, LM (Lampung Mendengar), PIK Potads, HWDI, Komunitas Cerebral Palsy, Pertuni, Gerkatin dan PPDI, juga membagikan lebih dari 100 paket sembako.

Komunitas tersebut menggalang dana untuk sedikit membantu keluarga disabilitas yang tersebar di seluruh kabupaten kota se Provinsi Lampung diantaranya Kota Bandar Lampung, Metro, Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Selatan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami dan rasa cinta kami terhadap anak-anak disabilitas. Memberikan semangat mereka agar terus berkarya dan bisa lebih mandiri. Diharapkan kedatangan kami, dan bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat” ujarnya.

Perlu diketahui, dalam acara tersebut turut hadir Ibu Ancilla Hernani (Ketua Forkesi Lampung), Ibu Dianawati (Ketua KOPALA), dan perwakilan dari beberapa komunitas disabilitas lainnya seperti HWDI, CP, LM, Pertuni, PPDI, Gerkatin dan ATS.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Forum CSR Lampung Saptarini dan Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) DPD Lampung Yunnatan Wijaya, yang sekaligus menyerahkan bantuan kepada anak-anak disabilitas.

Perlu diketahui juga, Dapur Dif_Able adalah cafe dan resto yang diinisiasi oleh Komunitas Dif_Able (Different but Able), dan dikelola para penyandang disabilitas yang mayoritas tuli.(*)

  • Bagikan