Kalbe Peringati Hari Paru Obstruksi Kronik Sedunia, Pasien Butuh Nutrisi Tepat

Kalbe Peringati Hari PPOK
Kalbe Peringati Hari PPOK

Jakarta, 27 November 2023 – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengingatkan tentang kebutuhan nutrisi yang tepat bagi penderita gangguan pernapasan khususnya pasien Paru Obstruksi Kronik (PPOK).

PPOK merupakan kelompok penderita penyakit pernapasan yang kronis dan menahun. Nutrisi yang tepat dibutuhkan pasien karena proses peradangan yang terjadi pada paru-paru dapat menyebabkan nafsu makan berkurang dan dapat menyebabkan malnutrisi jika berlangsung dalam jangka waktu yang panjang.

“Pasien PPOK akan mengalami proses inflamasi, yaitu sebuah proses infeksi yang berlangsung secara kronik sehingga metabolisme penderita PPOK sendiri meningkat,“ ujar dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK pada IG Live @ptkalbefarmatbk, di Jakarta.

“Pasien PPOKK akan kehilangan nafsu makan, namun intensitas kebutuhan napas semakin tinggi sehingga butuh energi yang lebih banyak. Dampaknya, akan kekurangan kalori, dan jka berlangsung lama dapat menyebabkan malnutrisi,” tambahnya.

Menurut dr. Diana, ada anggapan bahwa pasien PPOK yang biasanya terlihat kurus, perlu makan yang lebih banyak. Saat mengonsumsi makanan, pasien PPOK menghasilkan energi, dan juga karbon dioksida (CO2) yang proses pernapasan. Jika terlalu banyak diberikan karbohidrat, maka CO2 yang dihasilkan tinggi, dan dapat menyebabkan nafas semakin sesak. Untuk itulah diperlukan makanan gizi seimbang serta konsumsi makanan yang dilakukan secara bertahap (tidak sekaligus banyak).

Dalam pemenuhan kebutuhan asupan gizi pada pasien PPOK, metode yang dapat dilakukan adalah memperbanyak lemak, protein dan memperkecil karbohidrat. Untuk lemak yang dipilih adalah lemak baik, bisa di dapat dari kacang-kacangan, ikan dan biji-bijian. Untuk protein bisa di dapat dari susu, kacang hijau dan yoghurt, tambah dokter Diana.

“Bila kebutuhan gizi secara alami tidak dapat dipenuhi, Kalbe memiliki nutrisi khusus yang diformulasikan untuk penderita PPOK atau orang-orang yang mengalami sesak nafas. Nutrisi yang berupa susu tersebut mengandung tinggi protein yang bermanfaat untuk memulihkan otot-otot pernapasan. Nutrisi produksi Kalbe dengan merek Pulmosol tersebut merupakan susu rendah karbohidrat, mengandung mineral serta multivitamin untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh bagi pasien PPOK,” jelas Product Executive Pulmosol Benedictus Octavio.

“Tidak hanya pasien PPOK, namun Pulmosol juga dapat dikonsumsi untuk orang-orang yang sehat, mengingat orang sehat juga terpapar polusi atau asap rokok yang berpotensi menyebabkan sesak nafas. Perbedaan konsumsinya hanya pada takarannya saja,” tambah Benedictus.

Sekilas tentang Kalbe

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara. Kalbe memiliki empat divisi utama yang menangani portofolio merek yang handal dan beragam; divisi obat resep, divisi produk kesehatan yang menangani obat bebas, multivitamin dan minuman supplemen siap saji, divisi nutrisi; dan divisi distribusi & logistik.

Kalbe juga telah mengembangkan ekosistem layanan digital bagi masyarakat yang bersifat B2B yakni EMOS dan layanan B2C yakni KlikDokter. EMOS adalah sistem aplikasi order management yang memudahkan saluran distribusi melakukan manajemen stok atau supply chain, sedangkan KlikDokter adalah platform digital untuk layanan kesehatan khususnya telemedicine yang menyediakan konsultasi kesehatan dan produk-produk kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Kalbe kini memiliki lebih dari 40 anak perusahaan dan 15 fasilitas produksi berstandar internasional, dan mempekerjakan sekitar 16.000 karyawan, yang tersebar di 76 cabang di seluruh Indonesia. Sejak tahun 1991, saham Kalbe tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:KLBF).

Seedbacklink