Paguyuban Pandemen Campursari Radio Suara Wajar Lek-Lekan Gaple, Rayakan HUT RI ke-74

Paguyuban Pandemen Campursari Radio Suara Wajar berkumpul di halaman studio Radio Suara Wajar Bandar Lampung, Jl. Cendana No. 26 Pahoman, Bandar Lampung, Jumat (16/8/2019)

“Kumpulnya komunitas pendengar setia Radio Suara Wajar ini dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74, sekaligus silahturahmi antar anggota” Mbah Gaul (Penanggung jawab Paguyuban Pandemen Campursari Radio Suara Wajar)

BANDARLAMPUNG — Puluhan pecinta Radio Suara Wajar dari berbagai wilayah berkumpul di halaman studio Radio Suara Wajar Bandar Lampung, Jl. Cendana No. 26 Pahoman, Bandar Lampung, Jumat (16/8/2019).

Terpancar wajah ceria para anggota komunitas yang hadir, saat bertemu sesama pecinta Radio tersebut. Berbincang-bincang sembari menikmati hidangan kopi dan makanan ringan dari para penyiar yang biasanya cuma terdengar suaranya saja dari radio, dan kini menemani juga secara langsung dan bisa berhadapan, serta bergurau akrab.

“Kumpulnya komunitas pendengar setia Radio Suara Wajar ini dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74.
Selain itu juga sebagai ajang silahturahmi antara sesama” kata Mbah Gaul, selaku penanggung jawab Paguyuban Pandemen Campursari Radio Suara Wajar saat ditemui dilokasi acara.

Ragam cara digunakan untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan, salah satunya melalui perlombaan-perlombaan.

Komunitas yang dinamai Paguyuban Pandemen Campursari Radio Suara Wajar, mengadakan lomba main gaple.

Mbah Gaul mengungkapkan, selain lomba main gaple, juga pada pukul 24.00 WIB seluruh yang hadir akan diajak berdoa bersama mengucap syukur atas kemerdekaan Indonesia.

“Tepat nanti pukul 24.00 WIB kami akan mengheningkan cipta sejenak dan berdoa kepada Allah sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan negara kita tercinta, semoga semakin maju, aman, sentosa serta persatuan dan kesatuan terus terjaga,” kata Mbah Gaul.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pandemen Campursari Radio Suara Wajar Bandar Lampung Pak Abeng menyampaikan terima kasihnya pada semua pecinta Radio Suara Wajar yang ikut ambil bagian pada acara ini.

“Kalau kata orang jawa kita lek-lekan, tirakatan, begadangan semampunya sebagai wujud syukur atas kemerdekaan yang bisa kita rasakan sampai hari ini,” kata Pak Abeng dalam sambutan.

Pak Abeng juga menegaskan bahwa kegiatan ini sebagai ajang untuk semakin mempererat tali persaudaraan antar sesama pecinta Radio Suara Wajar Bandar Lampung.

“Semoga dengan ini kita semakin guyub rukun dan Indonesia akan semakin maju ke depannya tentu dengan terus menjunjung tinggi semagat persaudaraan dan kebhinekaan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, sambil bermain gample para pecinta Radio Suara Wajar juga disuguhkan pemutaranan wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Semar Mbangun Kayangan oleh almarhum Ki Dalang Hadi Sugito.(rsw).

Seedbacklink