Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Miftahul Jannah: Menghidupkan Al-Quran dalam Kehidupan Keluarga dan Masyarakat

Bandar Lampung, 18 Maret 2025 – Malam penuh berkah menyelimuti Masjid Miftahul Jannah, Rajabasa Raya, saat lebih dari 80 jamaah berkumpul dalam peringatan Nuzulul Quran, Senin (17/3). Acara ini menjadi momentum penting untuk merenungkan peran Al-Quran dalam kehidupan keluarga dan sosial kemasyarakatan.

Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Syukur menegaskan bahwa Al-Quran bukan sekadar kitab suci yang dibaca, tetapi pedoman hidup yang harus diamalkan dalam setiap aspek kehidupan. “Jika kita ingin keluarga yang harmonis, masyarakat yang rukun, dan negeri yang diberkahi, maka kembalilah kepada Al-Quran. Ia adalah cahaya yang tidak pernah padam dan petunjuk yang tidak akan menyesatkan,” ungkapnya.

Ia mengajak setiap jamaah untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman utama dalam mendidik anak, membangun rumah tangga yang sakinah, serta menjaga hubungan sosial yang penuh kasih sayang dan keadilan. “Rumah yang di dalamnya sering dibacakan Al-Quran akan dipenuhi ketenangan, sementara masyarakat yang menjadikan Al-Quran sebagai rujukan akan terhindar dari perpecahan,” tambahnya.

Acara yang dipandu oleh Sabiqul Iman ini diawali dengan lantunan ayat suci Al-Quran oleh qari Muhammad Akrom Nusantara, yang menambah kekhusyukan suasana. Ketua Pengurus Masjid, Eko Erwanto, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar peringatan Nuzulul Quran menjadi tradisi yang terus dilestarikan. “Semoga setiap peringatan ini semakin meneguhkan kecintaan kita kepada Al-Quran, bukan hanya dalam membaca, tetapi juga dalam mengamalkannya,” ujarnya.

Peringatan Nuzulul Quran malam itu menjadi pengingat bahwa Al-Quran adalah sumber inspirasi dan kekuatan bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan. Dengan menjadikannya sebagai pedoman, setiap keluarga dan masyarakat diharapkan dapat hidup lebih harmonis, penuh keberkahan, dan mendapat ridha Allah SWT.

Seedbacklink