BANDARLAMPUNG — Putri Zulkifli Hasan Bincang Santai bersama sejumlah awak media di Bukit Randu Resto, Bandarlampung, Selasa (13/12/2023).
Calon Anggota DPR RI Dapil 1 Lampung tersebut merupakan anak kandung dari Ketua Umum PAN, yang juga saat ini menjabat sebagai Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan (Zulhas) itu, mendapat banyak pertanyaan dari awak media yang hadir.
Salah satunya ialah dari wartawan senior yang juga sebagai ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung Ahmad Novriwan.
Novriwan menanyakan, apa yang akan diperbuat apabila terpilih menjadi anggota DPR-RI.

Namun sebelum menjawab pertanyaan wartawan tersebut, Putri sebelumnya memperkenalkan dirinya, serta tujuannya maju mencalonkan diri sebagai wakil rakyat Lampung di Senayan.
Putri menceritakan, bahwa ia merupakan lulusan S1 ITB Jurusan Bisnis, dan S2 di Australia dengan jurusan yang sama.
Baca Juga : https://suryasumatera.com/putri-zulkifli-hasan-dorong-milenial-peduli-politik/
Sesuai dengan bidangnya, kini ia menekuni dunia bisnis di bidang perempuan dan anak, diantaranya membuka sekolah dari Preschool, TK, SD dan sebentar lagi akan buka SMP.
Selain itu ada juga klinik kecantikan, bisnis untuk tumbuh kembang anak, dan ada juga beberapa bisnis lain di bidang kuliner.
“Insya Allah saya juga akan buka usaha di bidang kuliner, di bulan Januari ada Rojo sambel, punyanya Rafi Ahmad, nanti Rafi dan Gigi akan kita undang kesini. Jadi yang belum kenal, belum paham, Putri 10 tahun ke belakang bidangnya bisnis,” ujar Putri.
Putri menambahkan, pada tahun 2022 akhir, mulai berfikir untuk terjun ke dunia politik. Tujuannya ialah agar bisa membantu lebih banyak orang, sesuai apa yang diajarkan orang tuanya.
Baca Juga: putri-zulkifli-hasan-terharu-lihat-antusias-warga-lampung-hadiri-sholawat-bersama-habib-syech/
“Saya Diajarkan oleh Pak Zul (Ayah Putri) terutama, gimana caranya kita itu kan sebaik-baiknya manusia kan yang berguna dan bermanfaat untuk orang lain. Di bisnis juga berguna bermanfaat bagi orang lain cuma terbatas, mungkin hanya ke karyawan, juga pelanggan. Kalau mau berbuat lebih, mau menebar manfaatnya lebih, tentu politik adalah jalur pengabdian yang pas,”. ujar Putri seraya mengingat nasihat orang tuanya.
Pada kesempatan itu, Putri juga masih mengingat pesan ayahnya yang mengatakan agar dirinya tidak mencari uang di politik, namun itu adalah pengabdian, sehingga ia diminta agar berbisnis dahulu sebelum terjun ke dunia politik.
“Ayah saya mengatakan bahwa politik adalah pengabdian, jadi jangan berharap cari duitnya di politik. Jadi harus settle dulu, makanya 10 tahun berbisnis dulu, sudah settle Alhamdulillah baru masuk politik, dan tujuannya adalah untuk mengabdi,” tambahnya.
Usai bercerita, Putri kemudian menjawab pertanyaan dari wartawan senior tersebut. Putri menjawab, visi misi untuk Lampung, berkaitan tugas calon anggota dewan, yang ingin difokuskan ialah seputar perempuan dan anak.
Banyak sekali isu-isu yang perlu kita suarakan di tingkat nasional, mulai dari ekonomi, banyak sekali yang menopang UMKM kita itu adalah perempuan.
“Banyak ibu-ibu yang usahanya dari rumah, ada yang usaha tahu, tempe, dan makanan khas Lampung, tetapi tidak dibina dengan baik, juga mungkin akses modalnya terbatas, itu menjadi salah satu konsennya Putri. Kalau misalnya usaha-usaha kecil ini bisa kita berikan pelatihan yang baik, akses permodalan, teknik marketingnya bagus, kenapa tidak nanti UMKM di Lampung ini bisa tumbuh dengan baik, dan bahkan bisa mengirim ke Provinsi-provinsi lain,” ujar Putri.
Putri menambahkan, selain persoalan UMKM, banyak juga isu perempuan dan anak yang perlu disuarakan.
“Banyak juga isu pendidikan, kesehatan, dan isu KDRT terhadap perempuan, itu perlu juga disuarakan, dan juga perlu perhatian khusus,” tutupnya.(ih)






