Sosialisasi Relate Pay, Bapenda Lamteng Siapkan Dashboard Digital untuk Optimalkan PAD

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat digitalisasi pengelolaan pendapatan daerah. Selain menyosialisasikan penerapan aplikasi Relate Pay, Bapenda juga tengah menyiapkan inovasi dashboard Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang direncanakan segera diluncurkan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas kerja, memperkuat pengawasan penerimaan, serta mendukung tata kelola pendapatan daerah yang transparan dan akuntabel.

Sosialisasi penerapan aplikasi Relate Pay yang dilaksanakan pada Senin (26/10/2026) diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapenda Lampung Tengah, Dr. (Can) Muhammad Arnez, S.E., M.Si., menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah strategis untuk menghadirkan sistem kerja pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan terukur.

“Digitalisasi bukan hanya tentang penggunaan aplikasi, tetapi bagaimana teknologi dapat memberikan nilai tambah bagi pelayanan dan pengelolaan pendapatan daerah. Kami terus mendorong inovasi yang mampu meningkatkan efektivitas kerja, transparansi, dan akuntabilitas,” ujar Muhammad Arnez.

Ia menjelaskan, Bapenda Lampung Tengah juga tengah mempersiapkan inovasi dashboard PAD sebagai instrumen pendukung pemantauan dan evaluasi perkembangan pendapatan daerah. Melalui sistem tersebut, informasi penerimaan diharapkan dapat disajikan secara lebih sistematis sehingga memudahkan proses analisis dan pengambilan keputusan.

Menurut Arnez, dashboard PAD dirancang untuk membantu perangkat daerah terkait memperoleh gambaran perkembangan penerimaan, mengevaluasi capaian, serta mengidentifikasi potensi pendapatan yang masih dapat dioptimalkan.

“Inovasi dashboard PAD ini sedang kami siapkan dan diharapkan dapat segera diluncurkan. Kami ingin menghadirkan sistem pemantauan pendapatan daerah yang lebih modern, sehingga evaluasi dan penyusunan strategi peningkatan PAD dapat dilakukan secara lebih terarah berdasarkan data,” tegasnya.

Seedbacklink