1.257 Mahasiswa KKN ITERA Dilepas ke 82 Desa

148

LAMPUNGSELATAN — Sebanyak 1.257 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dari berbagai program studi akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 82 desa yang tersebar di 5 kabupaten di Provinsi Lampung.

Secara simbolis, mahasiswa KKN ITERA tahun 2019 dilepas di Pelataran Gedung Kuliah Umum ITERA, Jumat (20/12/2019).

Ketua Tim Pengelola KKN ITERA,Anggi Mardiyanto, S.P., M.Si. menjelaskan KKN kali ini merupakan pelaksanaan KKN periode ke 4 yang dilaksanakan pada Semester Ganjil Tahun Akdemik 2019-2020 dengan jumlah peserta terbanyak selama periode KKN yang sudah pernah diselenggarakan.

Tema KKN pada periode ke-4 ini yaitu ITERA bersama masyarakat mewujudkan desa berkelanjutan. KKN akan dilaksanakan selama 35 hari mulai tanggal 23 Desember-25 Januari 2020 dengan bobot 2 SKS.

Lokasi KKN ITERA periode ini bertempat di 82 Desa yang tersebar pada 5 Kabupaten yaitu di Lampung Selatan (12 Desa),Pesawaran (19 Desa), Pesisir Barat (25 Desa), Tanggamus (14 Desa), dan Pringsewu (12 Desa).

Masing-masing kabupaten memiliki fokus pemberdayaan yang berbeda seperti di Pesisir Barat pemberdayaan wilayah, SDM dan UMKM, Pesawaran pemberdayaan wilayah tentang mitigasi bencana dan SDM, Lampung Selatan tentang mitigasi bencana, dan Konservasi lingkungan pasca bencana tsunami, Tanggamus pemberdayaan wilayah, mitigasi bencana, dan penanganan stunting/gizi buruk, serta di Pringsewu pemberdayaan wilayah, dan Infrastruktur dan penanganan sampah perkotaan.

Rektor ITERA yang diwakili Ketua Jurusan Teknik Infrastruktur dan Kewilayahan (JTIK) Dr.Rahayu Sulistyorini, S.T., M.T. menyampaikan, program KKN ITERA merupakan wujud nyata dari salah satu Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian masyarakat.

Menurut Rahayu, selama ini salah satu kritik kepada perguruan tinggi adalah kampus dianggap menjadi menara gading, karena kurang menyatu dengan masyarakat sekitar.

Sehingga melalui KKN mahasiswa dapat benar-benar menyatu dengan masyarakat, memberdayakan masyarakat dan membangun desa.

“Ini bukan program sia-sia tetapi mahasiswa benar-benar diminta berperan sebagai sivitas akademika ITERA yang akan mengabdi kepada masyarakat,” ujar Rahayu.

Rahayu juga menitipkan pesan agar mahasiswa dapat menjaga nama baik almamater, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial di masyarakat. *[*]*

Komentar