BI Lampung Kick Off Layanan Penukaran Uang

184
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan (kiri), berjabat tangan dengan Dirut PT Bank Lampung, Eria Desomsoni, menandai dimulainya kick off layanan Penukaran uang di Bank Lampung, Senin (1/4/2019).

BANDARLAMPUNG — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung bekerja sama dengan Perbankan se-Provinsi Lampung berkomitmen dan bersinergi untuk menyediakan Layanan Penukaran Uang Rupiah kepada masyarakat.

Kick Off Layanan Penukaran Uang Rupiah secara simbolis ditandai dengan pemasangan plakat di pintu masuk kantor Pelayanan Bank Lampung, yang dilakukan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan, didampingi Direktur Utama Bank Lampung, Eria Desomsoni, beserta pimpinan Bank lainnya yang ada di Provinsi Lampung, Senin (1/4/2019).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan mengatakan, Kick Off penukaran uang ini diadakan dalam rangka memenuhi kebutuhan Uang Rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, dan dalam kondisi yang layak edar (Clean Money Policy), maka diperlukan Layanan Penukaran Uang Rupiah kepada masyarakat.

Penukaran Uang Rupiah adalah kegiatan penerimaan Uang Rupiah dari masyarakat dan memberikan penggantian berupa Uang Rupiah yang meliputi kegiatan penukaran uang yakni :
a. Uang Rupiah yang masih layak edar dalam pecahan yang sama atau pecahan Iainnya.

b. Uang Rupiah Lusuh, Uang Rupiah Cacat, Uang Rupiah Rusak, dan/atau Uang Rupiah yang dicabut dan ditarik dari peredaran, yang diberikan penggantian sepanjang memenuhi persyaratan.

Sesuai dengan UU No. 7 tahun 201 1 tentang Mata Uang Pasal 22 Ayat (4), bahwa Penukaran Rupiah dilakukan oleh Bank Indonesia, bank yang beroperasi di Indonesia, atau pihak Iain yang ditunjuk oleh Bank Indonesia.

Layanan Penukaran uang Rupiah dilaksanakan sebagai upaya dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran tunai untuk memenuhi kebutuhan uang di masyarakat.

Kerjasama Layanan Penukaran uang Rupiah ini berlaku efektif per tanggal 1 April 2019 sebagai upaya untuk menyegarkan kembali kepada masyarakat terkait peran Perbankan dalam hal penyediaan Layanan Penukaran Uang Rupiah.

Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menjelang HBKN Idul Fitri untuk menjamin ketersediaan dan kecukupan atas kebutuhan Uang Rupiah yang biasanya meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat di Provinsi Lampung.

“Kami menghimbau masyarakat agar melakukan Penukaran Uang Rupiah melalui Layanan Penukaran (uang Rupiah oleh Bank Indonesia dan Perbankan yang beroperasi di Provinsi Lampung” ujarnya.

Budiharto menambahkan, penukaran dapat dilakukan tanpa dipungut biaya. Masyarakat yang akan menukarkan uang Rupiah kepada Bank Indonesia atau Perbankan yang ditunjuk oleh Bank Indonesia, harus terlebih dahulu memilah dan mengemas Uang Rupiah yang akan ditukarkan menurut jenis pecahan dan tahun emisi, disusun searah, dan dipisahkan antara Uang Rupiah yang masih layak edar dengan Uang Rupiah Tidak Layak Edar, dan/atau Uang Rupiah yang dicabut dan ditarik dari peredaran.

Untuk penukaran Uang Rupiah Lusuh, Uang Rupiah Cacat, dan/atau Uang Rupiah Rusak, Bank Indonesia dan Perbankan akan memberikan penggantian kepada masyarakat yang menukarkan sebesar nilai nominal Uang Rupiah yang ditukarkan sepanjang ciri Uang Rupiah dapat dikenali keasliannya.

Layanan Penukaran Uang Rupiah yang kerusakannya minor dapat dilakukan di Perbankan sedangkan untuk kerusakan mayor dapat dilakukan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung setiap hari Kamis mulai pukul 08.00 WIB.

Penggantian Uang Rupiah Rusak dapat diberikan sepanjang berdasarkan hasil pemeriksaan Bank Indonesia dapat memenuhi persyaratan, sebagai berikut:

a. Fisik Uang Rupiah Kertas lebih besar dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya dan Ciri (Jang Rupiah dapat dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai nominal Uang Rupiah yang ditukarkan dengan persyaratan:

Uang Rupiah Kertas masih merupakan satu kesatuan dengan atau tanpa nomor seri yang lengkap; atau Uang Rupiah Kertas tidak merupakan satu kesatuan dan kedua nomor seri pada Uang Rupiah Rusak tersebut lengkap dan sama;

b. Fisik Uang Rupiah Logam lebih besar dari 1/2 (satu perdua) ukuran aslinya dan Ciri (Jang Rupiah dapat dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai nominal Uang Rupiah yang ditukarkan.

Selanjutnya, BI juga menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan berhati-hati ketika melakukan transaksi dengan memastikan bahwa Uang Rupiah yang diterima adalah asli melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

Uang Rupiah asli akan memiliki kualitas cetak yang baik, memiliki benang pengaman, terasa kasar apabila diraba, tampak tanda air, terdapat gambar tersembunyi, dan rectoverso atau gambar saling isi ketika diterawang ke arah cahaya.

Selain itu, masyarakat juga harus membiasakan diri untuk memperlakukan Uang Rupiah dengan baik melalui 5 Jangan, yaitu Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi, dan Jangan Dilipat.

“Ke depan, melalui Kerjasama Layanan Penukaran Uang Rupiah dengan Perbankan, kami berharap masyarakat tidak akan mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan uang tunainya dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, dan dalam kondisi yang Iayak edar (Clean Money Policy) sehingga dapat mendukung kelancaran Sistem Pembayaran Nasional yang efisien, cepat, aman, dan handal” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi Lampung, Eria Desomsoni mengatakan, Bank Lampung tentunya berkomitmen akan memberikan layanan penukaran uang pecahan di seluruh kantor operasional Bank Lampung, baik di kantor cabang maupun kantor cabang pembantu yang tersebar diseluruh Provinsi Lampung.

Pelayanan ini diberikan karena masih banyak masyarakat yang belum mengerti dimana harus menukarkan uang rupiah yang sudah tidak layak edar, dan yang paling penting adalah dengan adanya layanan penukaran uang melalui perbankan, masyarakat akan terhindar dari uang palsu dan juga tanpa dipungut biaya.

Pada kesempatan ini, tak lupa Bank Lampung mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia atas kerjasamanya selama ini.

Semoga dengan adanya kerjasama kick off layanan penukaran uang antara bank indonesia dengan perbankan di Provinsi Lampung yang kita cintai ini, dapat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. (*)

Komentar