BKKBN Mengapresiasi Keberhasilan Provinsi Lampung Dalam Mengendalikan Angka Kelahiran

341
BKKBN Gelar Rakerda Di Hotel Sheraton Bandarlampung, Rabu (28/3).

BANDARLAMPUNG — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengapresiasi keberhasilan Provinsi Lampung dalam mengendalikan angka kelahiran. Direktur Bina Kesertaan Keluarga Berencana Jalur Swasta BKKBN Drg. Widwiono memuji keberhasilan Lampung tersebut karena menurunkan angka kelahiran (Total Fertility Rate) secara signifikan dari 2,7 per wanita pada tahun 2012 menjadi 2,35 per wanita tahun 2017. Hal ini sesuai dengan data Survey Demografi Kependudukan Indonesia ( SDKI) tahun 2017.

“Ini merupakan gambaran keberhasilan sinergi program yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung” ungkap Widwiono. dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga Provinsi Lampung Tahun 2018 di Bandar Lampung, Rabu (28/03/2018).

Rakorda ini juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program KKBPK antara BKKBN Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan dalam hal pemberdayaan Ekonomi Keluarga bidang Perkebunan dan Peternakan.

Perlu diketahui, BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) adalah lembaga pemerintah non Departemen yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang keluarga berencana dan keluarga sejahtera.

BKKBN memiliki visi menjadi lembaga yang handal dan dipercaya dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas, serta mrmpunyai misi mengarus utamakan pembangunan berwawasan kependudukan, menyelenggarakan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi, memfasilitasi pembangunan keluarga, mengembangkan jejaring kemitraan dalam pengelolaan Kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga, membangun dan menerapkan budaya kerja organisasi secara konsisten.

Untuk tercapainya visi dan misi tersebut, BKKBN mempunyai tugas dan fungsi tertentu untuk melaksanakan pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 56 Undang-Undang Dasar.

Adapun tugas BKKBN adalah melaksanakan tugas pemerintahan dibidang keluarga berencana dan keluarga sejahtera sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.BKKBN memiliki slogan yang sukses yaitu:”Dua Anak Lebih Baik”

Adapun beberapa fungsi dan kewenangan BKKBN, Pengkajiandan penyusunan kebijakan nasional di bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera.

Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BKKBN. Fasilitasi dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah, swasta, LSOM dan masyarakat dibidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera.

Penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum dibidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tatalaksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, hukum, persandian, perlengkapan dan rumah tangga. (*).

Komentar