Dies Natalis Ke-59, Unila Perkuat Posisi Sebagai Salah Satu Perguruan Tinggi Terkemuka Di Indonesia

BANDARLAMPUNG — Universitas Lampung (Unila) kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dengan mengusung moto ‘be strong’ untuk periode 2023-2027.

Hal itu disampaikan Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, dalam pidatonya pada rapat luar biasa senat dalam rangka dies natalis ke-59 Universitas Lampung, yang turut dihadiri PJ Gubernur Lampung Samsudin, bertempat di GSG Universitas Lampung,  Bandar Lampung, Senin 23 September 2024.

“Moto ini bukan hanya semboyan, tetapi juga kerangka kerja yang membimbing seluruh civitas akademika Unila dalam mencapai tujuan utama, yaitu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik tinggi tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

PJ Gubernur Lampung Hadiri Dies Natalis Ke-59 Unila

Lusmeilia mengajak seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk berperan aktif dalam mewujudkan visi besar ini.

“Pencapaian Unila dalam mendidik generasi penerus bangsa adalah hasil dari ketekunan dan komitmen yang tidak tergoyahkan dari seluruh civitas akademika. Bersama-sama, kita bisa membawa Unila menuju masa depan yang lebih gemilang,” ujarnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, PJ Gubernur Lampung Samsudin menyampaikan, dalam era globalisasi dan transformasi digital yang semakin pesat, tantangan dan peluang yang dihadapi perguruan tinggi semakin kompleks.

“Sebagai Center of Excellence, Universitas Lampung harus menjadi pelopor dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh, integritas tinggi, dan jiwa kepemimpinan yang tangguh baik di kancah internasional maupun nasional,” ujar Samsudin.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Pj. Gubernur Samsudin mengucapkan selamat dies natalis ke-59 kepada seluruh keluarga besar Universitas Lampung. Semoga Unila terus berjaya, tumbuh semakin kuat, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara, khususnya Provinsi Lampung.

“Saya pertama kali masuk gedung ini pada tahun 1988 mulai masuk ke gedung ini belum secantik seperti ini dan baru jadi. Saat itu saya juga merupakan bagian dari mahasiswa Unila yang sekitarnya masih penuh dengan pohon-pohon kebun-kebun, sekarang sudah luar biasa cantik dan semoga ini menjadi kenangan terindah bagi saya yang sudah mengenyam belajar di Unila yang kita cintai ini,” ujar Pj. Gubernur Samsudin.

Dalam perjalanan selama hampir enam dekade, jelas Pj. Gubernur Samsudin, Universitas Lampung telah menjadi mercusuar ilmu pengetahuan dan pusat inovasi yang melahirkan generasi-generasi muda unggul. Berbagai prestasi dan pencapaian yang diraih Unila, baik di tingkat nasional maupun internasional, merupakan kebanggaan kita bersama.

“Unila bukan hanya mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan daerah dan negara melalui riset-riset aplikatif yang memberikan solusi nyata terhadap berbagai tantangan yang dihadapi,” ujarnya.

Samsudin berharap riset-riset penelitian yang dilakukan Universitas Lampung harus mampu menjawab persoalan-persoalan yang muncul dalam rangka membangun Provinsi Lampung.

“Inilah yang harus dibutuhkan dalam penelitian-penelitian riset aplikatif, yang harus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Lampung. Tentu saya mendorong seluruh keluarga besar akademi Universitas Lampung bisa melakukan terobosan terobosan untuk membantu bersama Pemerintah Provinsi Lampung,” tambahnya.

Samsudin berharap Unila terus berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai institusi pendidikan, baik dalam negeri maupun luar negeri, guna memperluas jejaring akademik dan memperkaya pengalaman global para mahasiswa serta para dosennya.

“Saya berharap Unila dapat terus mendorong inovasi berbasis penelitian yang aplikatif dan berorientasi pada penyelesaian masalah-masalah nyata di masyarakat. Universitas Lampung, dengan seluruh sumber dayanya, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi di berbagai bidang yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Lampung khususnya dan umumnya Indonesia,” ujarnya.

Orasi Ilmiah Guru Besar Bidang Bioteknologi Pertanian Jurusan Agronomi & Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Guru besar bidang Bioteknologi Pertanian Jurusan Agronomi & Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Yusnita, M.Sc. memaparkan orasi ilmiah dalam acara Rapat Luar Biasa Senat Universitas Lampung memperingati Dies Natalis ke-59, Senin 23 September 2024.

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Inovasi Teknologi untuk Budidaya dan Peningkatan Performa Hortikultura Anggrek Spesies dan Hibrida”, Prof. Dr. Ir. Yusnita, M.Sc. memaparkan tiga pokok bahasan utama, yakni (I) Anggrek alam dan anggrek hibrida, (II) Bioteknologi untuk pembibitan, pemuliaan, dan konservasi anggrek, serta (III) Inovasi teknologi tepat guna dari Unila untuk budidaya anggrek spesies dan hibrida.

Dalam mengawali orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Ir. Yusnita, M.Sc. memaparkan deskripsi singkat kedudukan anggrek dalam famili Orchidaceae, perbedaan anggrek alam dan anggrek hibrida, serta dikenalkannya berbagai species-species anggrek.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Yusnita, M.Sc. memaparkan peranan bioteknologi tanaman khususnya kultur jaringan tanaman dalam pembibitan, pemuliaan, dan konservasi anggrek. Kemudian, dalam topik bahasan yang terakhir, Prof. Dr. Ir. Yusnita, M.Sc. memaparkan berbagai temuan dan inovasi beliau beserta tim dalam bentuk inovasi teknologi tepat guna untuk budidaya anggrek spesies dan hibrida.

Teknologi tepat guna tersebut berupa rooting starter untuk merangsang pembentukan dan pertumbuhan akar, shootmore sebagai perangsang pembentukan tunas, serta flower inducer dan bud breaker untuk merangsang pembungaan anggrek.

Menutup orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Ir. Yusnita, M.Sc. berharap, temuannya ini dapat berkontribusi maksimal untuk kemajuan Unila, “Unila Be Strong! Unila kuat, Unila Hebat” ujarnya.(*)

Seedbacklink