DPRD Kota Metro Minta RSUD Ahmad Yani Terus Tingkatkan Mutu Pelayanan

220

METRO — Rumah Sakit Umum Daerah Jendral Ahmad Yani Kota Metro diminta oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan fasilitasnya kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Metro Fahmi Anwar. Ia menyebutkan, RSUD Ahmad Yani saat ini telah menjadi rumah sakit rujukan regional bagi kabupaten atau daerah lain di Provinsi Lampung. Karenanya, eksistensi tersebut harus dijaga dan ditingkatkan.

“Kita sudah melihat bagaimana pelayanan di UDG dan rawat inap. Cuma kan begini, banyak masyarakat yang tidak paham. Tidak mengerti. Terutama perihal BPJS. Itu yang sering kami terima dari warga,” kata Fahmi Anwar, Senin (11/11/2019)

Fahmi Anwar menambahkan, meminta, RSUD Ahmad Yani dapat memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat.

“Bisa melalui media massa, pamflet, ataupun papan pengumuman, sehingga masyarakat menjadi paham,” tambahnya.

Fahmi Anwar juga menambahkan, pihaknya juga meminta agar instalasi gawat darurat (IGD) bisa diperluas.
Karena, saat ini hanya mampu menampung sekitar 30 pasien.

Komisi II DPRD Kota Metro siap mempertimbangkan hal tersebut bersama dengan Pemkot Metro.

“Ruang HD (terapi cuci darah) juga kabarnya belum memadai. Nah, kami memberi masukan, itu kan ada rumah dinas dokter, katanya mau jadi cagar budaya, diwacanakan ya. Kenapa tidak dijadikan HD saja, kan lebih bermanfaat,”pungkasnya.(*)

Komentar