Itera Gelar Wisuda ke-24, Sebanyak 1.288 Lulusan Siap Terjun Ke Dunia Kerja dan Menciptakan Lapangan Pekerjaan

SURYASUMATERA.COM — Sebanyak 1.288 Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) dinyatakan lulus. Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana Periode ke-24 pada Sabtu, 25 April 2026, di Pelataran Gedung OZT Itera. Sebanyak 1.288 lulusan dikukuhkan oleh Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha.

Pada wisuda periode ini, Rektor Itera juga memberikan apresiasi kepada tiga lulusan terbaik, yaitu Terbaik I Nanda Rahmah Putri (Biologi), Terbaik II Dzakki Aleza (Sains Atmosfer dan Keplanetan), dan Terbaik III Freddy Harahap (Teknik Informatika).

Itera meluluskan 244 lulusan dari Fakultas Sains, 363 lulusan dari Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK), serta 681 lulusan dari Fakultas Teknologi Industri (FTI).

Sejak wisuda pertama pada 2016 hingga periode ke-24 tahun 2026, Itera telah meluluskan total 13.274 sarjana dan pascasarjana di bidang sains dan teknologi. Para lulusan tersebut dipersiapkan untuk berkontribusi dalam pembangunan Sumatera dan Indonesia.

Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha.
Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha. (Tengah), saat konpers, usai acara Wisuda ke-24.

Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, saat jumpa pers usai acara wisuda menyampaikan, lulusan ITERA berdasarkan survey yang dilakukan melalui quisioner, rata-rata 80 persen sudah diterima kerja dibawah 3 bulan, dan selain itu saat di kampus mahasiswa juga sudah dibekali jiwa entrepreneurship, sehingga bukan hanya mampu bersaing di dunia kerja, tetapi juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

“Mahasiswa itera secara umum memberikan kontribusi dari aspek keterserapan dunia kerja ini boleh dikatakan membanggakan, 80% dari mahasiswa itera sudah terserap di dunia kerja tentu dengan waktu sekitar dibawah 2 bulan. Itu tentunya diketahui dari hasil kita menyebarkan kuesioner kemudian mahasiswa itu mengisi, Itu yang kita sampaikan tadi. Tentu ini terus kita tingkatkan responden yang mengisi supaya lebih memberikan kenyataan karena realitanya mungkin tidak seperti itu. Saya harus bicara jujur, tapi angka 80% itu sungguh luar biasa, apalagi masih dibawah 3 bulan di mana kita tahu sekarang dunia pekerjaan yang disampaikan tadi. Nah inilah tantangan kita oleh karena itu kita berupaya terus tidak hanya lulusan itu mencari kerja. Tadi saya sampaikan kita telah bekerja sama dengan salah satu foundation yang memang sangat-sangat tepat dengan spirit kita untuk membekali lulusan kita dengan nilai-nilai entrepreneurship. Mereka memiliki kurikulum yang relevan, jadi nilai SKS nya hampir pas dengan yang sudah kita rancang, sehingga kita akan menjadikan mitra ini sebagai partner yang sangat strategis ke depan untuk memberikan pembekalan mahasiswa kita untuk menjadi seorang entrepreneur, sehingga tidak semata-mata nantinya mencari pekerjaan, tapi melainkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Rektor.

Perlu diketahui, dalam sambutannya di acara wisuda, Rektor menyampaikan, dengan bekal ilmu, keterampilan, dan integritas yang diperoleh selama studi, diharapkan para lulusan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

“Kami yakin, dengan bekal ilmu, keterampilan, dan integritas yang diperoleh selama studi, saudara sekalian mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Percayalah, jiwa dan raga kami akan terus bersama Itera. Membangun dan membesarkan Itera, menjadi kampus ternama di Indonesia, bahkan dunia. Menghasilkan sarjana-sarjana unggul, dan inovasi bermanfaat, serta ilmuan yang kelak memenangkan penghargaan nobel.” ujar Rektor.

Ia juga menekankan bahwa tantangan ke depan mencakup disrupsi teknologi, globalisasi, serta krisis multidimensi seperti energi, pangan, dan lingkungan. Karena itu, lulusan Itera diharapkan menjadi agen perubahan yang adaptif dan inovatif.

Selain itu, Itera terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia unggul melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), yang mengadopsi praktik pembelajaran terbaik dari berbagai perguruan tinggi dunia.

Di hadapan wisudawan dan orang tua, Rektor turut memaparkan berbagai capaian institusi di tingkat nasional dan internasional. Itera antara lain meraih peringkat ke-6 nasional pada PIMNAS 2025, menjadi PTN Satker dengan skor SINTA terbaik nasional, masuk dalam jajaran perguruan tinggi dengan jumlah paten terbanyak, serta menempati peringkat ke-8 nasional kategori inovasi versi SCImago Institution Rankings 2026.

Selain itu, Itera juga menempati peringkat ke-12 nasional UI GreenMetric. Kebun Raya Itera bahkan telah menjadi anggota Botanic Gardens Conservation International (BGCI) dan meraih posisi ke-3 nasional berdasarkan penilaian BRIN. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi Itera dalam memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi sains dan teknologi yang kompetitif.

Untuk diketahui, momen wisuda kali ini menjadi istimewa karena merupakan wisuda terakhir bagi Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, dalam masa jabatannya. Ia menyampaikan bahwa dalam waktu dua bulan ke depan, dirinya bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Eng. Khairurrijal, M.Si., akan kembali ke kampus induk di ITB. Namun, ia menegaskan bahwa dedikasi terhadap Itera tidak akan berhenti.

“Percayalah, jiwa dan raga kami akan terus bersama Itera. Membangun dan membesarkan Itera, menjadi kampus ternama di Indonesia, bahkan dunia. Menghasilkan sarjana-sarjana unggul, dan inovasi bermanfaat, serta ilmuan yang kelak memenangkan penghargaan nobel,” ujar Rektor.

Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika dan mitra yang telah berkontribusi dalam perkembangan Itera. Ia berpesan agar para lulusan terus melangkah, mengabdi kepada bangsa, serta mengharumkan nama Itera di tingkat nasional maupun internasional.(*Ih)

Seedbacklink