Lampung Masuk 10 Provinsi Terpilih Kemensos RI

553
Caption : Kepala Dinas Provinsi Lampung, Sumarju Saeni, foto bersama dengan perwakilan dari Kemensos RI, usai melakukan pertemuan guna membahas program sosial yang akan dilaksanakan di Provinsi Lampung, bertempat di Kantor Dinas Provinsi Lampung, Jalan Basuki Rahmat, No. 72 Bandarlampung, Senin(1/10/2018)

BANDARLAMPUNG — Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni menyambut baik Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang memberikan bantuan dana dan pelatihan usaha kepada warga lanjut usia (lansia) kondisi ekonominya miskin namun masih produktif.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Sosial RI, yang telah menetapkan Provinsi Lampung sebagai daerah percontohan dalam pemberian usaha ekonomi produktif bagi lansia bersama 10 provinsi lainnya” ujarnya saat ditemui dikantornya, usai melakukan pertemuan dengan perwakilan dari Kementerian Sosial RI,
Senin(1/10/2018).

Ia menambahkan, bagi para lansia yang mendapat program ini, diharapkan bisa memanfaatkan bantuan dengan sebaik baiknya. Sehingga mampu memberikan penghasilan tambahan keluarga, dan bisa menambah biaya kesehatan, serta kebutuhan hidup sehari-hari.

Sementara itu, Kasubdit Pengembangan Kemampuan Lanjut Usia, Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosal RI, Esa Sumantri dalam kesempatan tersebut menjelaskan, dalam mensukseskan pelaksanaan program ini, Kemensos RI, menggandeng Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) APIK Mandiri Lampung, yang mengkoordinir sebanyak 20 orang lansia potensial untuk diberikan sosialiasasi dan bantuan.

Dalam program ini, para penerima bantuan bisa memanfaatkannya sesuai kebutuhan, dimana mereka itu tidak berbuat profesi yang baru, tetapi melanjutkan yang sudah dijalankan. Seperti yang biasa membuat pintu atau jendela, jualan, makanan kemasan, semua kembali lagi melanjutkan tanpa merubah segmen yang ada.

Tujuannya ialah agar mereka nyaman mengerjakannya, hanya saja desainnya diperbaiki agar lebih menarik.

“Lanjut usia itu tidak bisa diberikan yang baru atau dirubah, misal biasa jualan ya tetap berjualan, hanya saja kami berikan pelatihan pengemasan produk dan desainnya. Kami sudah komunikasi dengan pak kadis, sehingga lebih terarah, dan terorganisir, juga diajarkan bagaimana cara bekerja sama dengan bukalapak, yang prosesnya dibantu oleh para pendamping.

Program bantuan untuk para Lansia saat ini baru terdapat di 10 daerah yang tersebar di beberapa Provinsi diantaranya, Provinsi Lampung, Jawa Barat, DIY Jogjakarta dua tempat, Jawa Timur, Banten, Sulawesi Tengah, dan Ternate.

Bumi Ruwa Jurai dipilih sebagai daerah percontohan oleh Kemensos RI, ialah karena komunikasi dan kriterianya mewakili, mulai dari produknya sederhana, dan koordinasi dengan instansi terkait juga lebih mudah. Jika program ini berhasil maka akan terus dikembangkan ke daerah lainnya.

Perlu diketahui, turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Lampung, Ratna Fitriani, Kasi pengembangan kemapuan dalam institusi Kemensos RI,
Jahrudin, Kasi pengembangan kemampuan Luar Institusi Kemensos RI,
Ira Heruniawati, serta Pekerja Sosial Madya Kemensos RI, Wandan sari. (*).

Komentar