Bandar Lampung — Tim SAR Gabungan membagi tim menjadi 6 SRU (SAR Rescue Unit) dan 6 Sektor pencarian pada pencarian hari ke 3, Rabu (07/07/2023).
Pukul 07.20 WIB SRU 1 bergerak menuju titik deploy dan melakukan penyisiran di titik-titik korban diduga tersangkut. SRU 2 bergerak menuju aliran air Jl. Raden Gunawan dan melakukan pencarian ke arah hilir.
Pukul 09.20 WIB SRU Bayangan melaksanakan pencarian dengan menyisiri aliran di DAM Simbaringin dan mengurangi volume sampah ± 50 meter dari DAM. Sedangkan SRU 3 melaksanakan penyisiran di aliran air Jl. Militer dengan radius ± 50 M. Pukul 10.10 WIB SRU 4 dan SRU 5 melakukan penyisiran di aliran belakang Pondok Pesantren Al Hidayah.
Pukul 13.15 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing evaluasi dan melakukan penyisiran dari aliran air jembatan Raden Gunawan menuju Titik Zero (Seng) belakang aliran air Perum Griya Kencana. Kemudian pencarian dilaksanakan dengan menggunakan drone.
Tim Drone melaksanakan pemantauan via udara dari aliran air jembatan Jl. Raden Gunawan menuju Titik Zero (Seng) aliran air belakang perumahan griya kencana selama ± 8 Menit dengan ketinggian 105 Feet.
Pukul 15.14 WIB SRU Bayangan, berserta keluarga menuju ke aliran air Gg. Senin Rajabasa dan langsung melaksanakan penyisiran. Tim dibagi menjadi 2. Tim A menyisiri aliran air dari Jembatan Gg Senin – Perumahan Gelora Persada. Tim B menyisiri aliran air dari Perumahan Gelora Persada – Jembatan Gg. Senin.
Hingga pukul 18.55 WIB upaya pencarian terhadap balita yang hanyut di Siring Perumahan Griya Kencana hari ke 3 telah dilaksanakan. Kemudian Tim SAR Gabungan menghentikan sementara pencarian dengan hasil Nihil.
Pencarian direncanakan akan di lanjutkan esok hari Kamis (11/01). Namun Tim SAR Gabungan tetap melaksanakan pemantauan secara visual disekitar aliran air lokasi kejadian.
Kasie Operasi dan Siaga Basarnas Lampung Didit Permana selaku OSC (On Screen Commander) melaporkan hasil pencarian hari ke 3 kepada Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah selaku Sar Mission Coordinator ( SMC),
“Pencarian hari ke 3 sudah diupayakan dengan membagi menjadi 6 SRU dan 6 Sektor. Tim Drone juga diturunkan untuk membantu pemantauan via udara, namun hingga pukul 18.55 WIB hasil pencarian masih nihil.”, kata Didit.
Perlu diketahui, Tim SAR Gabungan lakukan pencarian terhadap 1 orang balita yang hanyut di saluran irigasi Perumahan Griya Kencana Kota Bandar Lampung pada Senin (08/01/2024).
Kejadian berawal pada Senin (08/01) sekitar pukul 15.00 WIB, ketika hujan deras korban a.n. M. Nadif Arthanabil (2) sedang bermain di halaman rumah. Tiba-tiba korban terpeleset ke saluran irigasi perumahan Griya Kencana yang membuat korban hanyut. Kemudian bapak Danil (warga sekitar) mendengar suara teriakan dari ibu korban yang meminta tolong dan melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas.
Menindaklanjuti informasi tersebut Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah, S.Sos. mengerahkan 1 tim Rescue Kantor SAR Lampung untuk bergerak menuju lokasi dan melaksanakan pencarian dan pertolongan. Tiba di lokasi tim langsung bergabung dengan unsur SAR Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD kota, Damkar, PMI, dan Forum Rescue Relawan Lampung.
Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah, S.Sos. menyatakan bahwa tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dengan penyisiran irigasi dari lokasi kejadian hingga hilir aliran tersebut. “Tim SAR Gabungan hingga malam ini terus berupaya maksimal dalam pencarian balita yang hanyut tersebut. Mudah-mudahan dengan banyaknya jumlah personil gabungan yang terlibat, korban dapat segera ditemukan.”, ujar Deden. (***)






