Peradi Bandarlampung Siap Membela Driver Online Memperjuangkan Hak – Haknya

145

Bandarlampung, SS — Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Bandarlampung siap membela driver online dalam memperjuangkan hak-hak nya. Komitmen ini disampaikan Sekretaris Peradi Lampung Rozali Umar saat menerima sejumlah perwakilan driver online di kantor DPC Peradi, Senin (13/8).

“Kami siap membela hak-hak para driver melalui jalur hukum. Silahkan para driver merumuskan apa saja yang menjadi persoalan. Setelah itu kami akan melakukan kajian hukum dengan melibatkan para akademisi. Untuk selanjutnya menempuh jalur hukum,” terang Rozali.

Taat Badaruddin, salah satu driver car, menjelaskan bahwa aplikator Gojek dan Grab semakin sewenang-wenang. Sejumlah aturan yang diterapkan sangat merugikan para driver.

“Soal insentif bonus driver misalnya, semakin hari semakin berkurang. Sudah tarif rendah, insentif dikurangi. Sehingga para driver merasa sebagai sapi perah,” ujar Taat.

Belum lagi, soal pemutusan kemitraan alias pemecatan driver yang sangat tidak adil. Setiap saat para driver dihantui dengan pemecatan sepihak. Tanpa tahu apa kesalahannya, detik itu juga si driver dibekukan akun nya. Akibat ketidak Adilan ini, maraklah akun palsu yang merugikan driver asli.

Di sisi lain, ketua paguyuban pengemudi online (PPO) Ari BM mempertanyakan penerapan Permenhub 108/2017 oleh Gojek dan Grab. Dalam Permenhub itu pihak aplikator harus melakukan pembatasan jumlah driver. Namun hingga saat ini penerimaan driver baru terus dilakukan. Alhasil para driver makin sulit mendapatkan penumpang.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut demo besar besaran para driver Gocar dan Grabcar di kantor Gojek Lampung, (9/8/2018) lalu. Demo yang sempat ricuh itu dikomandoi Far. Hari aksi itu, seluruh driver car kompak mogok kerja. Aksi siap berlanjut besok akibat tidak dipenuhinya tuntutan kenaikan insentif. (Red)

Komentar