BANDARLAMPUNG — Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahunnya yang ke-28 KSP KOPDIT mekar Sai bandar Lampung menggelar acara syukuran bersama anggotanya.
selain acara syukuran dalam rangkaian acara HUT yang ke-28 KSP kopdit Mekarsari juga menyelenggarakan lomba menggambar dan mewarnai untuk anak-anak siswa sekolah dasar.
Pelaksanaan kegiatan diadakan di kopdit mekar Sai jalan Insinyur Haji Juanda nomor 75 Pahoman Teluk Betung Utara Bandar Lampung, Senin 27 Januari 2020.
wakil ketua dewan pengurus KSP kopdit mekar Sai bidang pendidikan Dwi Septia prajarto saat ditemui di lokasi acara mengatakan, diadakannya lomba menggambar mewarnai untuk siswa sekolah dasar pada acara ulang tahun di mekar Sai yang ke-28 ini, tujuannya ialah untuk memperkenalkan koperasi kepada anak sejak dini.

Generasi muda menjadi harapan keberlangsungan koperasi, khususnya di Lampung.
”Lomba mewanai dan menggambar ini baru pertama kali kami lakukan, tepat pada HUT Mekar Sai, karena ke depan koperasi ini, ada di tangan-tangan mereka untuk menjaga keberlangsungan kami,” kata Dwi Septyo Prajarto.
Menurut Dwi, peserta yang turut dalam lomba mewarnai ini dari sebelas sekolah dasar di Bandarlampung. “Ada 60 anak yang terlibat. Untuk kelas 1 SD mewarnai, sedangkan untuk kelas 2 dan 3 lomba menggambar,” kata Dwi.
Menabung, menurut Dwi, menjadi tema pada lomba mewarnai dan menggambar. “Tema ini kami ambil untuk memperkenalkan koperasi pada anak-anak pada usia dini. Kami mengajak mereka untuk menabung, menyisikan sebagian yang dimiliki untuk mempersiapkan masa depannya,” ungkapnya.
Dikatakan Dwi, anggota Kopdit Mekar Sai sampai saat ini masih didominasi usia 40 tahun ke atas. “Jadi bayangkan 15 atau 20 tahun kedepan jika koperasi kami tidak mengandeng anak-anak usia dini dan kaum millenial, koperasi akan diisi oleh kumpulan orang-orang jompo,” tegas Dwi.
Moto kami “Yang muda kita raih, yang tua jangan tinggalkan!”
Dwi membeberkan, usaha untuk menggandeng kaum millenial, Kopdit Mekar Sai juga mulai mengembangkan dan menggunakan layanan aplikasi digital. “Usaha ini kami lakukan juga untuk merubah paradigma yang menganggap koperasi itu jadul, sehingga harapanya koperasi mulai dilirik dan diisi anak-anak muda,” terang Dwi.
Ditambahkan Dwi, selama ini pihaknya juga rajin keliling kampus untuk mensosialisasikan Kopdit Mekar Sai kepada anak-anak muda. “Salah satu caranya dengan mengajak mereka berdiskusi dan ngobrol bareng dengan para mahasiswa. Kami rutin ke kampus-kampus, baik di Bandarlampung maupun di kabupaten,” tukasnya.
Sebagai informasi, per Januari 2020 ini anggota KSP Kopdit Mekar Sai telah mencapai 17.581 orang, dengan aset mencapai 681,3 miliar.**






