RSU Abdul Moeloek Gandeng Bank Lampung, Terkait Dana Talangan BPJS Kesehatan

BANDARLAMPUNG — Bank Lampung dan RSU Abdul Moeloek siap bersinergi dan Hari ini, Senin (22/7) bertempat di ruang rapat RSUAM keduanya bertemu membahas kerjasama terkait dengan dana talangan BPJS Kesehatan.

Menurut Direktur Utama RSUAM dr Herry DS, saat ini rumah sakit mempunyai tagihan pada BPJS Kesehatan sekitar Rp14 M perbulan nya, sedangkan sistem BPJS Kesehatan dalam melakukan pembayaran mengeluarkan dengan menerbitkan voucher dengan nilai yang telah di verifikasi senilai kurang lebih 70 % dari total tagihan per bulannya.

Lambatnya pembayaraan ini tentunya akan berdampak pada cashflow khususnya biaya operasional rumah sakit . Melihat kondisi tersebut, pihaknya perlu menggandeng pihak perbankan dalam hal ini Bank Lampung selaku anak perusahaan pemerintah Daerah di Propinsi Lampung.

Pertemuan Bank Lampung dan RSUAM ini merupakan tindak lanjut hasil audiensi Gubenur Lampung dengan Bank Lampung dan RSUAM beberapa waktu lalu, guna mengatasi permasalahan tertundanya pembayaran biaya operasional RSUAM oleh BPJS Kesehatan.

Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni mengatakan Bank Lampung akan menjajaki kemungkinannya melalui kerjasama dengan BPJS kesehatan sebagai penjamin atas tagihan RSUAM dan skema itu memungkinkan untuk ditindak lanjuti.

“Kami meminta waktu untuk mencari referensi sesama BPD yang telah melaksanakan dan selanjutnya membentuk team teknis,” katanya.

Tampak hadir Direksi Bank Lampung dan Direksi RSUAM. Yaitu Direktur Utama RSUAM dr Herry DS, Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni dan Direktur Bisnis Bank Lampung Nurdin.(*)

Seedbacklink