Savero, Siswa SMP Xaverius 1 Wakili Lampung di Ajang IJSO Qatar

386
Savero Lukianto Chandra(tengah), foto bersama guru SMP Xaverius 1 Bandar Lampung.

BANDARLAMPUNG — Training Center International Junior Science Olympiad (IJSO) bakal diselenggarakan Qatar tanggal 3 hingga 12 Desember 2019.

Lampung patut bangga, karena di ajang bergengsi itu nama Bumi Ruwa Jurai bakal disebut-sebut, karena salah satu pesertanya ialah siswa SMP Xaverius 1 Bandar Lampung yang bernama Savero Lukianto Chandra (14).

Savero begitu ia biasa disapa sehari-harinya mengatakan akan berjuang semaksimal mungkin saat mengikuti Training Center dengan tujuan dapat terpilih dan maju ke kejuaraan tingkat internasional mendatang.

“Saya akan berupaya maksimal terkait kejuaraan nanti. Kan nanti dipilih lagi siapa yang maju. Harapan saya bisa terpilih,” ujarnya, Jumat, 16 Agustus 2019.

Dalam kejuaraan nasional di Yogyakarta Juni lalu, Savero mendapat mendali perunggu. Ini menjadi motivasi untuk melangkah dan meraih lebih baik di ajang selanjutnya.

“Di Yogayakarta beberapa waktu lalu, O2SN saya dapat perunggu, tapi gak apa-apa. Justru membuat semangat biar dapat maju lagi, dan meraih yang terbaik pokoknya. Saya juga sudah siapkan semua,” kata Savero.

Ia mengaku setiap hari belajar pelajaran IPA untuk mempersiapkan TC dan IJSO.

“Jika hari biasa aku belajar IPA, satu sampe dua jam aja. Tapi kalau pas mau olimpiade atau kejuaraan bisa dari pagi sampe sore, ya empat atau lima jam deh. Itu sudah cukup. Paling belajar konsep-konsep Fisika dan Biologi,” kata Savero.

Sementara itu, Guru IPA Xavete, Niken Pudyastuti mengatakan bahwa di SMP Xaverius 1 ada beberapa siswa yang berpotensi dalam pelajaran IPA dan Matematika.

Pihak sekolah harus membantu siswa tersebut dan mendampingi agar potensinya semakin berkembang.

“Di SMP Xaverius 1 Bandarlampung ada beberapa siswa yang berpotensi, baik IPA, Matematika atau mata pelajaran lain. Khusus Savero memang kami arahkan ke IPA, walaupun Matematika adalah kemampuan andalannya. Karena Savero dianggap mampu jadi kami arahkan ke sana,” ujar Niken.

Niken menambahkan, bahwa Savero dinilai mempunyai nilai lebih di IPA selain di Matematika.

Dengan potensi yang dimiliki, pihak sekolah mencoba mengkomunikasikan juga kepada orangtua terkait hal ini. Karena sebelumnya memang Savero lebih condong ke Matematika.

“Pihak sekolah melihat bahwa dia mampu. Pada awalnya, Savero banyak terjun di dunia Matematika. Kami juga berkomunikasi dengan keluarga terkait hal ini, karena itu akan menjadi hal yang baik, bagi sekolah maupun bagi Savero” ungkapnya.

Perlu diketahui, adapun berbagai prestasi sudah diraih Savero diantaranya ialah Juara I Olimpiade Matematika Dinamika Tahun 2017 di Unila, Juara I Olimpiade Matematika Vektor Nasional 2016 di Malang, Silver Medal Singapore Asian School Math Olympiad (SASNO) 2017, Silver Medal Singapore Mathematics Olympiqd (SMO) 2017,

Juara I OSN Matematika 2018 Tingkat Kota Bandar Lampung, Juara I OSN Matematika 2018 tingkat Provinsi Lampung, Finalis OSN Matematika 2018 Tingkat Nasional, Juara I Lampung Math& Scince Olympiad (LASNO) 2018, Juara I Olimpiade Matematika 2018 Se Pulau Sumatera Jawa, Juara Harapan III Pekan Ilmiah Fisika UNNES Tingkat Nasional, Juara III Olimpiade MIPA Kalibrate Tingkat Nasional di SMA Kharisma Bangsa, Tangerang, Juara I OSN IPA 2019 Tingkat Kota Bandar Lampung, Juara I OSN IPA 2019 Tingkat Provinsi Lampung, Medali Perunggu OSN IPA 2019 Tingkat Nasional, Gold Medal SASMO 2019, Gold Medal Olimpiade IPA International Vanda 2019.(alt).

Komentar