Seribu Rupiah Setiap Jumat, Siswa-Siswi Ini Berbagi Kebahagiaan dengan Disabilitas

237
Siswa-Siswi SMA Xaverius Bandarlampung bersama Dinas Sosial Provinsi Lampung saat menyalurkan bantuan kursi roda kepada penyandang disabilitas di Sukarame Bandarlampung, Kamis, 06 Desember 2019.


BANDARLAMPUNG — Program Seribu rupiah setiap Jumat, yang digalakkan oleh Kepala Sekolah SMA Xaverius Bandarlampung, Kepala SMA Xaverius Bandarlampung, F. Joko Winarno,
dengan tujuan membantu sesama yang membutuhkan, sepertinya bisa menjadi inspirasi lembaga pendidikan lainnya, atau di masyarakat.

Dari hasil seribu rupiah yang dikumpulkan para siswa itu, kemarin, Jumat (6/12/2019), menyalurkan bantuannya langsung ke warga yang membutuhkan.

Bersama kepala sekolah, guru, dan didampingi Kadis Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni, perwakilan dari siswa SMA Xaverius Bandarlampung, memberikan kursi roda dan beras, untuk 2 warga penyandang disabilitas.

Dua disabilitas yang mendapatkan bantuan kursi roda adalah Maruba Siahaan, warga Sukarame dan Evi Septiana, warga Langkapura, Bandarlampung.

“Dana yang dialokasikan untuk membeli kursi roda bersumber dari program Gerakan Seribu Rupiah” setiap hari Jumat. “Jadi siswa kami yang berjumlah 728 aktif menyalurkan uang seribu rupiah setiap hari Jumat, dan selama satu semester ini terkumpul sebesar Rp3 juta,” ujar Kepala Sekolah SMA Xaverius Bandarlampung, F. Joko Winarno, saat ditemui dilokasi penyerahan bantuan.

Joko menjelaskan, selain “Program Gerakan Seribu Rupiah” SMA Xaverius juga memiliki “Aksi Rp500 setiap hari”. Untuk aksi sosial ini, kami alokasikan untuk pendidikan, beasiswa bagi siswa yang tidak mampu.

Dua gerakan sosial ini bertujuan untuk membentuk sikap empati sesuai dengan visi sekolah, “menjadikan anak unggul dalam humanitas, kecerdasan, kejujuran, kedisiplinan dan pelayanan,”.

Ada dua nilai yang terkandung dalam aksi sosial ini, yaitu mengenai spiritualitas bersyukur atas apa yang ada, apa yang sudah dimiliki oleh siswa dan spiritualitas berbagi pada sesama yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Lampung, Pak Sumarju Saeni yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan siswa-siswinya, juga telah bersedia mendampingi anak-anak menyalurkan bantuan tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan siswa, Caroline Callista mengaku sangat terenyuh saat bersama teman-temannya menyalurkan bantun tersebut.

“Ternyata di luar sana masih banyak ya Kak, yang membutuhkan uluran tangan kita, mari teman-teman, khususnya para pelajar yang lain untuk lebih lebih peduli kepada sesama,” ajak siswi SMA Xaverius Bandarlampung ini.

Pada kesempatan ya ng sama, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni menyampaikan apresiasinya kepada siswa-siswi SMA Xaverius Bandarlampung, atas kepeduliannya terhadap sesama.

“Ini yang dinamakan ‘sekolah alam’ bagi para siswa. Jadi dengan begini, jiwa empati, kepedulian mereka kepada sesama akan semakin bertumbuh,” ucapnya.

Kadisos yang memiliki julukan “Panglima Tagana Lampung” ini berharap apa yang dilakukan siswa SMA Xaverius dapat memotivasi sekolah lainnya.

“Mari sama-sama pupuk semangat gotong-royong. Dengan demikian akan banyak saudara-saudara kita di luar sana yang membutuhkan uluran tangan, dapat terbantu,” pungkasnya.

Ketua RT 003, Kelurahan Langkapura Bandarlampung mewakili keluarga yang dibantu menyampaikan terima kasih kepada pihak SMA Xaverius Bandarlampung dan Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Perlu diketahui, dalam penyerahan kursi roda dan sembako itu, turut mendampingi para siswa, 2 guru SMA Xaverius Bandarlampjng, Ch. Pujiati dan Dewi Kristiani serta pembina OSIS, Adi Nur Prasetyo. Selain itu, Kepala SMA Xaverius Bandarlampung, F. Joko Winarno juga turut serta menyalurkan langsung bantuan itu. Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni bersama 4 pendamping disabilitas Kemensos juga turut serta menemani. (*)

Komentar