BANDARLAMPUNG — Universitas Lampung ( Unila) Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan melangsungkan Memorendum of Understanding (MoU) dengan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi (FPPTI) dan Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi (ISIPII).
Penandatangan MoU itu dilakukan oleh Ketua FPPTI, Imam Budi Prasetiawan, dan Presiden ISIPII Farli Elnumeri, bersama Rektor Universitas Lampung, Prof. Hasriadi Mat AkIN. Acara berlangsung di aula pertemuan Perpustakaan Universitas Lampung lantai 3, Senin (18/02/2019).
Hasriadi mengatakan fungsi perpustakaan di era revolusi industri 4.0 semakin penting selain sebagai tempat mencari ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai jendela untuk mencari inspirasi.
Hasriadi mengapresiasi atas sumbangan 25 juta judul buku untuk perpustakaan Unila. Dimana kepemimpinannya, perpustakaan terus meningkatkan kualitas dengan berbasis digital.
“Kita terus meningkatkan sarana, karena target itu meliputi kualitas pembelajaran di perpustakaan serta laboratorium”, terangnya.
Pada kesempatan itu Ketua FPPTI Imam Budi Prasetiawan mengatakan bahwa hasil dari Rekernas Pustakawan Nasional tahun lalu, Lampung didaulat untuk menjadi tuan rumah seminar dan pertemuan nasional pustakawan.
Ia juga menyampaikan dengan terselenggarannya MoU ini, diharapkan akan banyak lagi kerjasama lanjutan antara Unila dengan FPPTI.
Selanjutntya dikesempatan yang sama, Presiden ISIPII Farli Elnumeri mengatakan dengan cepatnya kebutuhan akses data di era sekarang, secara SDM, diperlukan pengembangan jurusan strata 1 perpustakaan lebih banyak.
Ia menghimbau Unila untuk membuka jurusan S1 Perpustakaan untuk mencetak para ahli perpustakaan yang siap bersaing di dunia. Farli juga menambahkan, ilmu perpustakaan sudah selayaknya menjadi sorotan, karena paling tidak melalui perpustakaanlah seseorang dapat memperoleh informasi dan data.
“Siapa yang menguasai data, maka dia yang mampu menguasai dunia”, tutupnya.(*)






