BANDARLAMPUNG — Universitas Lampung berkomitmen mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan dengan adanya Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST), hasil kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) di tahun 2019. TPST ini mengedepankan prinsip 3R (Reduce, Reuse & Recycle) dan konsep zero waste yaitu mengubah sampah menjadi barang yang bernilai guna.
Selain itu, TPST juga berfungsi untuk mereduksi volume sampah secara maksimal hingga hanya tersisa 7% dan jenis-jenis sampah seperti organik, cair, dan plastik dapat diolah menjadi komposter, biogas, dan bahan bakar.
Untuk memaksimalkan peran TPST sebagai pusat pengelolaan sampah terpadu dan mendukung program kampus berkelanjutan, Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan Unila, Dr dr Asep Sukohar, M.Kes bersama dengan SDGs Center Universitas Lampung, LPPM Unila, TPST, SNV Belanda, dan Lampung Sweeping Community (LSC) menggelar Workshop Greenmetric Pengelolaan Sampah Berkelanjutan pada Selasa, 14 Juli 2020 di TPST Universitas Lampung.
Pembukaan Workshop Greenmetric Pengelolaan Sampah Berkelanjutan oleh Rektor Universitas Lampung yaitu Prof. Dr. Karomani, M.Si.
Kegiatan ini dibuka dan dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Lampung yaitu Prof. Dr. Karomani. M.Si, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan yaitu Dr. dr. Asep Sukohar, M.Kes., Ketua LPPM Universitas Lampung yaitu Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A, N.I.P, Ketua SDGs Center Universitas Lampung yaitu Dr. Unang Mulkhan, MBA., Ketua TPST Universitas Lampung yaitu Ir. Opik Taufik, S.T., M.T., Ketua LSC yaitu Orima Melati Davey, Jajaran Dekan dan Wakil Dekan dari berbagai Fakultas di Unila.
Rektor Universitas Lampung menyampaikan pesan bahwa pengelolaan sampah di TPST harus mengedepankan prinsip berkelanjutan dan melibatkan semua pihak termasuk masyarakat umum dan tenaga kebersihan.
“Universitas Lampung telah menjadi pusat rekreasi masyarakat dimana fasilitas seperti embung dan taman menjelma sebagai spot favorit di akhir pekan. Tentunya, kita harus menjaga kebersihan dari semua fasilitas yang kita punya karena kebersihan merupakan sebagian dari iman. Kedepannya, kita dapat memaksimalkan fungsi TPST sebagai instalasi pengelolaan sampah terpadu untuk mengelola sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis seperti kompos, biogas, dan bahan bakar.” Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Lampung ketika membuka workshop.
Pengelolaan Sampah Universitas Lampung 2020 ini diharapkan menjadi langkah awal untuk bersinergi dalam mengatasi permasalahan sampah di Universitas Lampung.
Kaitannya dengan Greenmetric, Ketua Tim Kerja Greenmetric Universitas Lampung, Dr. Hengky Mayaguezz, S.Pi., M.T memaparkan indikator dan target pencapaian Universitas Lampung sebagai kampus berkelanjutan.
“Kita harus mendukung segala kegiatan pengelolaan lingkungan terutama TPST untuk mendorong terciptanya kampus hijau dan lompatan penilaian peringkat di UI Greenmetric 2020.” Ujar Ketua Greenmetric Universitas Lampung.
Workshop Greenmetric Universitas Lampung juga berkolaborasi dengan NGO Internasional asal Belanda yaitu SNV untuk memberikan pengetahuan terkait pengelolaan sampah berkelanjutan melalui ide Circular Economy.
“Dalam mendukung pengembangan layanan sanitasi dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan inklusif, Universitas Lampung harus berkomitmen penuh dalam penguatan kapasitas operasional dan perawatan infrastruktur pengelolaan sampah khususnya TPST.” ujar I Nyoman Suartana, S.T. selaku perwakilan SNV Indonesia.
Dr dr Asep Sukohar M. Kes (WR 2) mengatakan bahwa “dengan adanya workshop teknis pengelolaan sampah yang sistematis dari TPST kepada perwakilan petugas kebersihan dari seluruh Fakultas, Rektorat dan Unit Kerja di Universitas Lampung, diharapkan dapat mewujudkan lingkungan kampus yang sehat dan asri serta berbasis pada pendidikan dan riset yang berkelanjutan”.
Tim teknis TPST menyiapkan peralatan yang diperlukan, “Kedepannya TPST akan meletakkan 4 tong sampah di setiap fakultas sehingga dapat membantu proses pemilahan sampah” ujar Sekertaris TPST yaitu Bapak Ferizal Rahman, S.T, M.T.
Workshop ini diharapkan mampu menjadi forum dalam memberikan informasi, ilmu dan pengalaman yang akan dibagikan kepada seluruh peserta workshop, untuk menjadi bekal mewujudkan Kampus Hijau pada Universitas Lampung.(*)






