Yayasan Insan Damai bersama Satkorcab Banser Bandar Lampung Bantu Korban Kebakaran di Kaliawi

221
Ketua Yayasan Insan Damai Adreanus Budi Jaya (kanan) saat penyerahan bantuan pada Ketua Musholla Nurul Amal Kaliawi, Jumat (6/9).

BANDARLAMPUNG – Yayasan Insan Damai bersama Satkorcab Banser Bandar Lampung Bantu Korban Kebakaran di Kaliawi. Bantuan diserahkan langsung kepada perwakilan warga di Musholla Nurul Amal Kaliawi pada Jumat, 06 September 2019.

Kebakaran yang terjadi, Kamis (5/9) pada tengah malam itu menyebabkan 13 rumah di Jalan Raden Patah, Gang Ciruas 3, RT 09 dan RT 10 Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kelurahan Kaliawi, Kecamatan Tanjungkarang Pusat Bandar Lampung, ludes dilalap sijago merah.

Sumbangan yang diberikan berupa beras, minyak, teh javana, mie instant, biskuit, sarung dan pakaian bekas layak pakai.

Pengurus Yayasan Insan Damai, Banser Bandarlampung, dan warga Kaliawi, foto bersama, Jumat (6/9).

Ketua Yayasan Insan Damai Adreanus Budi Jaya mengatakan, bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan uluran. Ia berharap, aksi kemanusiaan ini dapat menular kepada pihak lain.

“Harapan kami setelah pemberian bantuan semoga bantuan kami dapat bermanfaat dan meringankan beban para korban kebakaran dan kami juga ucapkan turut prihatin atas kejadian musibah tersebut semoga para korban diberikan kesabaran dan sehat selalu, amin,” katanya di lokasi.

Ketua Yayasan Insan Damai Adreanus Budi Jaya saat penyerahan bantuan pada Ketua Musholla Nurul Amal Kaliawi.

Adreanus mengatakan penyaluran bantuan tersebut dibantu Korcab Banser Bandar Lampung.

“Melihat keadaan ini kami Yayasan Insan Damai bermitra dengan Satkorcab Banser Bandar Lampung untuk bersama sama memberikan bantuan kepada para korban dalam bentuk sembako dan pakaian bekas layak pakai,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, musibah tersebut tidak memakan korban jiwa, namun jumlah warga yang terkena dampak kebakaran mencapai 61 orang dari 13 kepala keluarga.

Mereka mengungsi akibat rumah mereka ludes hangus dalam kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk. (*)

Komentar