100 Pelajar Ikuti Festival Bubandung

194
Salah satu peserta Festival tengah tampil dihadapan dewan juri, dalam acara festival Bubandung, Hahiwang, Muayak, yang diselenggarakan oleh Pemprov Lampung, melalui Biro Kesejahteraan Sosial, yang berlangsung di Mal Kartini, Bandarlampung, Kamis (31/5).

BANDARLAMPUNG — Sekitar 100 Peserta yang terdiri dari pelajar dan Mahasiswa Seperti Provinsi Lampung, mengikuti acara Festival Bubandung, Hahiwang, Muayak, yang berlangsung di lantai V Mal Kartini, Kamis (31/5).

Festival yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Biro kesejahteraan sosial ini, bertujuan  untuk melestarikan budaya Lampung.

Pjs Gubernur Lampung Didit Supriyatno, diwakili Biro Kesos Ratna Dewi mengatakan, festival budaya ini untuk meningkatkan kesadaran terhadap budaya Lampung sebagai Identitas diri dalam pergaulan sehari-hari.

Kehidupan bermasyarakat dan bernegara, tidak terlepas dari kehidupan pergaulan antar sesama etnik, dengan latar belakang budaya, pendidikan, agama dan profesi, dalam bingkai Negara Republik Indonesia Bhineka Tunggal Ika

Kebudayaan Lampung merupakan bagian budaya bangsa Indonesia sekaligus sebagai aset nasional.

Keberadaannya perlu dijaga, diberdayakan, dibina, dilestarikan dan dikembangkan sehingga dapat berperan dalam upaya menciptakan masyarakat Lampung yang memiliki jati diri, berakhlak mulia, berperadaban dan mempertinggi pemahamanmasyarakat terhadap nilai-nilai luhur bangsa secara baik dan bertanggung jawab berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Masyarakat adat Lampung yang terdiri dari Rua Jurai, yaitu Jurai Adat Pepadun dan Jurai Adat Saibatin, memiliki falsafah hidup, yakni: Piil Pesenggiri, Bejuluk Buadok, Nemui Nyimah, Nengah Nyapur dan Sakai Sambayan, maka dalam upaya menjamin terpeliharanya kebudayaan Lampung.

Diharapkan festival ini untuk mengalihkan memperkenalkan kepada generasi muda tentang budaya Lampung agar tak terpengaruh dengan budaya barat.

Sementara itu penggiat Kesenian Lampung, Pumadri mengatakan, Seni  klasik Lampung ini dilakukan sebagai upaya mempertahankan seni budaya dan sastra serta untuk mengaktualisasikan budaya Lampung.

Selain itu, juga untuk menumbuhkan cinta terhadap nilai-nilai budaya serta melestarikan, mewariskan, dan memperkenalkan ke generasi muda.

“Diharapkan menghasilkan hal yg positif untuk mengembangkan budaya Lampung guna mewujudkan generasi muda yang kreatif,” Kata dia. (*).

Komentar