PRINGSEWU — Camat Adiluwih, Sutarya menghadiri Monitoring dan Evaluasi Pengembangan Sanitasi Kabupaten di Pringsewu,Jumat(08/02/2019).
Selain Camat Adiluwih, Sutarya turut hadir pula Nuriyanto Dinkes Adiluwih,
Subur Setyo Widodo Kasi Pendidikan Dasar,Subagyo Kepsek SMP Negeri 2 Adiluwih,para peserta Kepala Sekolah,dan Para Dinas Kabupaten Pringsewu.
Camat Adiluwih Sutarya mengatakan,untuk Kecamatan Adiluwih sudah ODF Tahun2018 Bulan Januari merupakan tindak lanjut ODF mengenai Sanitasi di Sekolah.
“Harapan Kami Bagi Setiap Kepala Sekolah menjadi wilayah sekolahnya mengerti dan menjangkau Sanitasi Sekolah”harapnya.
“Masih ada sekolah yang ada di Adiluwih ini yang sanitasinya kurang baik karena sarana air masih sulit di Kecamatan Adiluwih”ujar Sutarya.
“Untuk tindakan Sanitasi yang akan dilakukan dari Kecamatan memberikan penyuluhan berupa ke sekolah-sekolah tidak Buang Air Besar,Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun,dan tidak membuang limbah yang ada diolah supaya tidak mencemari lingkungan”paparnya Camat Adiluwih.
Kemudian Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati mengatakan, pengembangan sanitasi sekolah bertujuan mendukung efektivitas pencapaian program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Pringsewu.
“Output nya adannya informasi progres dan data terkait sekolah yang belum menerapkan Program STBM dan perkembangan implementasi program sanitasi sekolah di Kabupaten Pringsewu,” kata Febrilia saat monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan STBM di SMPN 2 Adiluwih.
Salah satu Kepala SMPN 2 Adiluwih Subagyo mengungkapkan, kesiapan melaksanakan program pengembangan sanitasi sekolah.”Intinya SMPN 2 Adiluwih siap untuk melaksanakan program tersebut,”ujarnya(Samuel).






