LAMPUNG — Pada era digitalisasi seperti saat ini, banyak kemudahan yang didapat oleh masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, maupun melakukan pembayaran apapun.
“Cuma di rumah, enggak perlu keluar, tapi semua bisa dikerjakan, bermodalkan smartphone dan jaringan internet, kita bisa bisa bayar tagihan listrik, beli pulsa, paket data, belanja, kirim uang, narik uang, dan banyak lagi,” ujar Ita, Ibu Rumah Tangga, asal Karang Anyar, Lampung Selatan, saat ditanya soal kemudahan perbankan, Senin (2/10/2023).
Ketika istri dirumah yang tempat tinggalnya cukup jauh dari tengah kota, pada siang hari kehabisan uang belanja, sementara sang suami tengah bekerja di pusat kota, dan setiap hari biasa pulang hingga larut malam, lantas bagaimana cara memberikan uang ke istrinya?, ya sang suami mengirimkan uang melalui transfer bank ke rekening istri, dengan menggunakan ATM fisik, atau tabungan digital (Finansial Teknologi) di Smartphone, yang bisa diambil di gerai penyedia jasa penarikan atau pengiriman uang, maupun di swalayan terdekat yang menyediakan layanan tersebut.
Itulah salah satu contoh sederhana yang memberikan kemudahan, dan banyak dirasakan manfaatnya saat ini.
Otoritas Jasa Keuangan selaku Pengawas lembaga jasa keuangan bersama pemerintah daerah maupun pusat, serta pelaku usaha jasa keuangan terus berupaya untuk memberikan kemudahan layanan di masyarakat baik di kota maupun pelosok desa.
Dengan adanya kemudahan layanan pemberian kredit modal usaha, kelancaran bertransaksi, serta pelayanan yang baik di sektor jasa keuangan, maka hal itu berdampak pada peningkatan ekonomi di masyarakat.
Inklusi Keuangan yang terus meningkat juga secara otomatis membantu para pelaku usaha kecil UMKM untuk berkembang. Seperti contoh jika pelaku usaha yang tinggal di desa membutuhkan bahan baku produksi usahanya, tak perlu lagi harus pergi ke toko untuk membelinya, cukup memesan dan membayar melalui sebuah aplikasi di gawai berjaringan internet, yang menyediakan layanan antar pesanan. Hal itu sangat memudahkan pelaku usaha karena bisa hemat waktu, tenaga, serta biaya.
Lembaga jasa keuangan atau perbankan, juga terus berupaya meningkatkan layanan, dengan menyesuaikan kebutuhan pelanggannya secara online melalui sebuah aplikasi perbankan berbasis Mobile Application (android dan ios) di smartphone, yang bisa digunakan untuk banyak transaksi seperti mengirim uang, terima uang, bayar listrik, air, pinjaman modal usaha, serta tersedia berbagai informasi menarik untuk para nasabahnya.
Salah satu perbankan yang melakukan transformasi ialah CIMB Niaga, yang sejak tiga tahun lalu telah meluncurkan OCTO MObile, sebuah aplikasi digital banking yang lengkap sebagai jawaban atas beragam aktivitas finansial nasabahnya.
Octo Mobile memiliki fitur yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan nasabah dari rumah, dengan beragam aktifitasnya dalam hal urusan keuangan, sehingga tidak perlu lagi datang langsung ke kantor cabang.
Berdasarkan Informasi dari laman resminya CIMB Niaga (www.cimbniaga.co.id) OCTO Mobil memiliki fitur lengkap mulai dari berinvestasi membuka rekening reksa dana, membayar berbagai transaksi dengan empat pilihan sumber dana yaitu
kartu kredit, rekening ponsel, tabungan,
dan Poin Xtra.
Nasabah juga bisa membuka rekening tabungan secara online mengajukan kredit, membuka rekening deposito, hingga melayani transfer dengan limit yang cukup besar yakni mencapai Rp500 juta per harinya.

Untuk kebutuhan uang tunai tersedia pilihannya melalui menu Cardless, bisa tarik dan setor tunai tanpa kartu di seluruh ATM/CDM CIMB Niaga.
Bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi belanja, baik offline maupun online, OCTO MObile juga menyediakan fitur pembayaran QR dan Virtual Card Number (VCN).






