Universitas Lampung (UNILA) pembawa Dosen Teknik Geologi dan Geofisika melaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat melalui Skema Pengabdian kepada Masyarakat Unggulan DIPA BLU UNILA 2025 di Pekon Sukarmaga, Kecamatan Suoh, Lampung Barat, dengan judul “Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengelolaan Geowisata Berbasis Mitigasi Geohazard di Kawasan Kandidat Geopark Suoh, Lampung Barat.”
Kegiatan ini merupakan wujud peran UNILA dalam mendukung pengembangan Suoh sebagai kandidat Geopark Nasional, sekaligus meningkatkan kesiapan masyarakat terhadap potensi bencana geologi. Pengabdian meliputi sosialisasi, pelatihan, serta diskusi bersama masyarakat dan perangkat desa mengenai pengelolaan geowisata yang aman, berkelanjutan, dan berbasis mitigasi bencana.
Tim pengabdian UNILA, Rahmi Mulyasari, menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian geodiversity Suoh, yang memiliki berbagai geosite menarik seperti danau kawah, manifestasi panas bumi, serta bentang alam tektonik. Selain sebagai objek wisata edukasi, kawasan ini juga berada di wilayah rawan bencana sehingga diperlukan strategi mitigasi yang tepat.
Ketua Pokdarwis Pekon Sukarga, Khoyun dan masyarakat yang hadir menyambut baik kegiatan ini. Mereka menilai, memperkuat kapasitas melalui edukasi mitigasi bencana dapat membantu desa lebih siap dalam mengembangkan pariwisata berbasis alam sekaligus mengurangi risiko bencana di masa depan.
Melalui program ini, UNILA berharap membangun kolaborasi berkelanjutan antara sejarawan, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat dalam mewujudkan Suoh sebagai destinasi geowisata yang tidak hanya menarik secara ilmiah dan budaya, tetapi juga aman serta ramah lingkungan. [Rilis]






