Potensi energi panas bumi dan geodiversity di wilayah Suoh-Sekincau menjadi fokus utama dalam audiensi antara Universitas Lampung (UNILA) dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, di Ruang Rapat Sekincau, Kantor Bupati Lampung Barat, pada Selasa 28 Agustus 2025.
Hadir mewakili UNILA, Prof. Dr. Muh. Sarkowi, M.Si. , Prof. Suharno, Ph.D. , serta Rahmi Mulyasari, MT, Sementara dari Pemkab Lampung Barat, audiensi dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, Drs. Nukman, MM , bersama jajaran perangkat daerah, yakni BRIDA, Bappeda, DLH, Dinas Pariwisata, Dinas PUPR, Bagian Sumber Daya Alam, dan PMD.
Dalam pemaparannya, tim UNILA menekankan pentingnya pengembangan panas bumi Suoh-Sekincau sebagai sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan, sekaligus menganjurkan dukungan penetapan Geopark Suoh sebagai Geopark Nasional . Selain bernilai strategis dalam mendukung ketahanan energi, kawasan ini juga memiliki daya tarik wisata berbasis konservasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sekda Lampung Barat, Drs. Nukman, MM , menyambut baik rencana tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemkab untuk bersinergi dengan perguruan tinggi dalam merumuskan strategi pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Audiensi berjalan dalam arsitektur konstruktif dengan berbagai masukan strategis, mulai dari pemetaan geologi, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan infrastruktur pendukung. Pertemuan ini diharapkan menjadi pijakan awal kerja sama antara akademisi dunia dan menuju pemerintah daerah dalam mewujudkan Suoh-Sekincau sebagai kawasan unggulan energi dan geowisata. [Rilis]






