Kemensos RI Mencanangkan KSB di Empat Kecamatan Berbasis Kawasan Kabupaten Lampung Selatan

246
"Panglima Tagana Lampung" Kepala Dinsos Lampung, Sumarju Saeni

BANDARLAMPUNG — Masih teringat pada tanggal 22 Desember 2018, wilayah Kalianda dikejutkan oleh peristiwa tsunami yang menyebabkan kerugian luar biasa baik harta maupun jiwa anggota keluarga.

Peristiwa tersebut disebabkan oleh letusan Anak Krakatau di Selat Sunda menghantam daerah pesisir Banten dan Lampung.

Sedikitnya 426 orang tewas dan 7.202 terluka dan 23 orang hilang akibat peristiwa ini.

Menanggapi peristiwa tersebut, “Panglima Tagana Lampung” Kepala Dinsos Lampung, Sumarju Saeni menyampaikan, kewaspadaan terhadap ancaman bencana perlu terus ditingkatkan dimasyarakat.

“Belajar dari peristiwa tersebut maka masyarakat lah yang merupakan pihak pertama yang langsung berhadapan dengan ancaman bencana. Kesiapan masyarakat menentukan besar-kecilnya dampak bencana di masyarakat” ujar dia saat ditemui, Senin(09/09/2019) di ruang kerjanya.

Mantan Kadiskominfo Lampung itu juga menambahkan, masyarakat adalah pelaku penting untuk mengurangi kerentanan dengan meningkatkan kemampuan diri dalam menangani bencana.

Sementara itu ditempat berbeda, Kepala Dinsos Lampung Selatan, Dulkahar mengatakan, bahwa untuk mengurangi resiko korban jiwa, Kementerian Sosial mengalokasikan kegiatan Kampung Siaga Bencana (KSB) di empat desa sepanjang pantai di Kabupaten Lampung Selatan.

Keempat desa tersebut adalah Desa Kelawi, Kecamatan Bakauhuni, Desa Sumur Kecamatan Ketapang, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung.

Dra.Ni Masitoh Tri Siswandewi M.Si Kasubdit Kesiapsiagaan dan Motivasi Dit.PSKBA Kemensos RI menjelaskan, bahwa KSB yang akan berlangsung dari tanggal 9 sampai dengan 11 September 2019 diikuti oleh masing-masing desa sebanyak 60 orang, dengan demikian keseluruhan sebanyak 240 orang.

KSB bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kerawanan dan ancaman bencana.

Membentuk jejaring yang terkait dengan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat, mengorganisir potensi masyarakat, memberikan kepastian dan kesinambungan, memperkuat hubungan sosial dan mengoptimalkan potensi sumber daya.

“Rencananya KSB ini akan dicanangkan Dirjen Linjamsos Kemensos RI bersama Bupati Lampung Selatan pada akhir latihan di Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan” terangnya.(ih)

Komentar