Mahasiswa ITERA Diajak Kreatif Kembangkan Usaha Bidang Pertanian

60

LAMPUNGSELATAN — Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) diminta kreatif dan berani mengembangkan usaha di bidang pertanian dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi di era revolusi industri 4.0.

Hal tersebut mengemuka dalam stadium generale yang diadakan Program Studi (Prodi) Teknologi Industri Pertanian Itera, bertajuk Wirausaha Pertanian dalam Revolusi Industri 4.0, di Aula Gedung C Kampus ITERA, Jumat (15/11/2019).

Studium generale yang diikuti mahasiswa dan dosen tersebut menghadirkan dua pembicara yaitu vice president, Head Marketing Broiler West PT Ciomas Adisatwa Commercial Division Ir. Agus Wahyudi, dan Guru Besar IPB University Prof. Dr. Ir. Erliza Hambali yang dimoderatori oleh dosen Prodi Teknologi Industri Pertanian ITERA, Deni Subara S.Si MT.

Dalam pemaparan materi, Vice president, Head Marketing Broiler West PT Ciomas Adisatwa Commercial Division Ir. Agus Wahyudi menyampaikan bahwa Indonesia sangat kaya akan potensi usaha di bidang pertanian. Salah satunya adalah Lampung menjadi daerah dengan produksi jagung terbesar nomor 3 nasional.

Dengan keunggulan tersebut, Agus menyarankan mahasiswa untuk memulai berwirausaha di bidang pertanian dengan melihat peluang dan potensi yang ada, serta memanfaatkan teknologi yang dikuasai.

Ia mencontohkan, mahasiswa dapat memanfaatkan limbah jagung dan lainnnya menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual.

Sebagai institut teknologi yang ada di Sumatera, menurut Agus, ITERA harus bisa menghasilkan lulusan yang mampu berfikir kreatif dan dapat beradaptasi dengan perubahan di era revolusi industri 4.0.

Sebab, menurut Agus, orang-orang yang bisa berhasil adalah orang yang dapat memanfaatkan peluang dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

Sementara, Guru Besar IPB University Prof. Dr. Ir. Erliza Hambali, menjelaskan seputar usaha-usaha yang telah ia jalankan di sela kesibukannya sebagai akademisi di IPB. Hal ini special, karena sebagai seorang guru besar, Erliza tentunya tidak memilik waktu luang yang banyak.

BACA JUGA:  Hari Santri, Kantor PKS Lampung Apel Sarungan

Di hadapan para peserta stadium generale, Erliza menyebutkan lebih dari 15 perusahan yang ia kembangkan, mulai dari usaha kecil menengah (UKM) yang di bangun dari mata kuliah yang ia ampu di IPB University.

Eliza menyarankan mahasiswa untuk membentuk kelompok, mencari mentor bisnis, mengikuti forum-forum wirausaha, dan menjalankan wirausaha sejak dari sekarang.

“ Habiskan masa kegagalam di waktu muda, sehingga nanti bisa dijadikan modal pengalaman,”ujar Eliza.

Ia juga menyarankan, sebagai perguruan tinggi, ITERA dapat mengembangkan unit-unit bisnis yang mendukung kreatifitas mahasiswa atau para peneliti. Eliza memotivasi mahasiswa Prodi Teknologi Industri Pertanian ITERA, untuk selalu berfikir kreatif, dan berani menjalankan usaha mandiri, terutama di bisang pertanian. (*)

Komentar