suryasumatera.com — Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menyambangi tiga sekolah di Lampung Selatan, yakni SMAN 1 Kalianda, SMKN 1 Kalianda, dan SMAN 1 Sidomulyo, Jumat 9 Agustus 2024.
Kegiatan itu dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerjanya, untuk sosialisasi kebijakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) kepada siswa-siswi dan para guru di sekolah.

Pada acara itu juga, Mendag Zulhas memberikan secara simbolis program makan siang bergizi gratis untuk siswa-siswi.
Mendag juga memberikan motivasi kepada para pelajar untuk berani mengejar cita-cita.
Motivasi itu dicontohkannya dengan cara memberikan tantangan kepada siswa untuk berani maju ke depan, dan menjawab pertanyaan.
“Masa depan kita ditangan kita. walaupun di sini gurunya hebat, sekolahnya bagus, terbaik di Lampung Selatan, Kepala sekolahnya hebat, tetapi yang menentukan tetap kita, yang menentukan itu adalah anak-anakku sekalian untuk menjadi orang yang berprestasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu Zulhas juga menceritakan keadaannya dulu semasa sekolah, dan tinggal di Desa Pisang Kalianda, yang minim fasilitas, dibanding anak-anak sekolah saat ini.
“Saya dari Desa pisang baru merantau tahun 78 ya, belum ada listrik dulu dari kampung saya ke sini (Kalianda) dulu 2 jam, karena jalannya enggak ada kayak jalan begini,.belum ada Bakauheni belum ada, jalannya batu sama tanah, dulu ya kalau sekarang sudah bagus, Indonesia sudah lebih maju. Tetapi saya berani memilih dengan segala resikonya, dengan segala tantangannya, cobaannya, itulah kalau kita mau berhasil mau sukses anak-anakku sekalian, kalau kamu berani mencoba maka kamu akan menjadi anak-anak yang sukses,”tambahnya.
Ia juga mencontohkan bagaimana keberanian para siswa-siswi yang berani saat diminta maju kedepan, dan menjawab pertanyaan.
Salah satu siswa diberikan pertanyaan bunyi lima sila dari Pancasila, dan dijawab dengan benar.
Kemudian salah satu siswi yang juga maju kedepan diberi pertanyaan nama ibu kota baru Indonesia, dan dijawab dengan tepat.
” Pertanyaan ini banyak yang tau, tetapi belum tentu berani maju jadi selain pintar Kita harus punya keberanian mengambil keputusan, sesuai yang anak-anak cita-citakan,” pesannya.
Perlu diketahui, bagi siswa-siswi yang berani maju kedepan, Mendag Zulhas memberikan hadiah berupa jaket, dan uang tunai untuk membeli buku senilai Rp1 Juta.






