“Saya ditantang beliau (Isbedy), kami berdua sangat dekat, sepertinya tidak mungkin bisa menolak tantangan itu” Mufti Salim (Politisi senior PKS)
BANDARLAMPUNG — Malam ini, Jl. Turi Raya Tanjung seneng Bandar Lampung padat merayap, kilar kilir para politisi hadiri acara Politisi Baca Puisi yang di gagas oleh Sastrawan Senior Lampung, Isbedy Setiawan.
Tak jauh beda dengan Mufti Salim sosok politisi senior asal PKS, yang sebelumnya menyatakan kalau dapet “Hidayah” ia baru mau baca puisi, tapi tak disangka kini ia hadiri panggung puisi itu, dan menyatakan siap bacakan puisi.
” Iya saya siap, sudah berhari-hari gak bisa tidur hehe” sambut iya sambil tertawa tipis.
“Saya ditantang beliau (Isbedy), kami berdua sangat dekat, sepertinya tidak mungkin bisa menolak tantangan beliau” lanjut alumni ponpes krapyak ini.
Acara dimulai dengan penampilan musik dari anak-anak muda dari Lamban Sastra.
Tak disangka, pembawa acara memanggil Mufti Salim sebagai Politisi pertama yang membacakan puisi.
Mufti yang juga Ketua PKS Lampung sekaligus Alumnus Universitas Islam Madinah itu membacakan puisi karya Surtardji Calzoum Bachri yang berjudul “Wahai pemuda, mana telurmu?”.
Acara ini adalah bertepatan dengan peresmian lokasi Lamban Sastra yang baru.(*)






