Patut di Contoh, Saat Merayakan Kelulusan Siswa-Siswi Sekolah SMA di Bandarlampung Ini Lakukan Hal Terpuji

Siswi SMA Xaverius Bandarlampung, tengah membagikan bingkisan kepada kaum dhuafa, di seputaran wilayah Pasar Tugu, Pasar Bambu Kuning, dan wilayah Teluk Betung Bandar Lampung, Kamis (10/5). foto. alt.

BANDARLAMPUNG — “Dengan aksi ini makin menumbuhkan jiwa sosial kami dan teman-teman. Banyak temanku saat diajak melakukan kegiatan ini langsung merespon positif dan mau bergabung untuk berpartisipasi dalam hal dana maupun tenaga untuk mendistribusikan bantuan,”

Hal itu diungkapkan Austin, siswa SMA Xaverius tingkat akhir yang akan merayakan kelulusannya, saat ditemui di sela-sela aksi sosialnya berupa bagi-bagi sembako kepada kaum dhuafa disekitaran wilayah Pasar Tugu, Pasar Bambu Kuning, dan wilayah Teluk Betung Bandar Lampung, yang dilaksanakan bersama teman-temannya, Kamis, (10/5/2019).

Austin mengatakan, kegiatan ini dapat ditiru teman-teman kelas XII lainnya baik siswa SMA Xaverius maupun SMA lain yang akan merayakan kelulusannya.

“Cara kami ini kami rasa lebih bermanfaat dan bermartabat. Jadi tidak hanya sekedar hura-hura atau bahkan melakukan hal yang tidak bermanfaat sama sekali dengan aksi coret-coret baju dan konvoi kendaraan,” kata dia.

Austin juga mengatakan, teman-teman yang telibat dalam aksi dibagi dalam beberapa kelompok menggunakan sepeda motor untuk mencari warga yang layak menerima bantuan.

Bantuan sembako yang diberikan tidak seberapa nilainya, tetapi mudah mudahan barang yang tidak mahal itu bisa bermanfaat bagi yang menerima,” pungkasnya.

Usai melakukan aksi sosial, kegiatan dilanjutkan dengan saresehan sederhana antara para siswa dan guru di halaman SMA Xaverius Bandar Lampung.

Saresehan dimaksudkan untuk mengajak seluruh yang hadir untuk peduli dan siap mengurangi penggunaan sampah plastik. “Temanya adalah go green,”.

Sementara itu, Wakil Kepala SMA Xaverius Bandar Lampung Bidang Humas mengungkapkan, kegiatan semacam ini harus didujung baik oleh para guru, orang tua dan siswa lain.

“Meskipun sedikit, kita harus berani memulai. Mari kita kurangi penggunaan bahan plastik sekali pakai untuk menjaga kelestarian alam,” katanya.

BACA JUGA:  Lampung Masuk 10 Provinsi Terpilih Kemensos RI

Salah satu guru, G. Rohadi Susanto dalam saresehan tersebut berharap proses belajar selama 3 tahun di SMA Xaverius Bandar Lampung dapat menjadi bekal hidup di dunia yang tantangannya lebih berat lagi.

“Di tempat yang baru nanti hendaklah menjadi orang yang selalu memiliki ide-ide cemerlang untuk kebaikan banyak orang,” katanya.

“Jangan lupa bahwa dalam sejarah hidupmu, kalian pernah berdinamika bersama di SMA Xaverius Bandar Lampung. Kembangkanlah apa yang sudah kalian dapatkan selama tiga tahun di SMA ini,” pungkasnya.

Dalam acara sarasehan, Kepala SMA Xaverius Bandar Lampung, F. Joko Winarno, menyampaikan kembali ajakan keseluruh siswa agar tidak melakukan aksi konvoi kendaraan dan coret coret baju setelah pengumuman disampaikan pada 13 Mei 2019 mendatang.

“Mulailah melakukan hal-hal yang baik dari diri kalian masing masing. Mudah mudahan hal baik yang akan kalian lakukan bisa ditiru oleh siswa lain. Mari teruskan dan perbanyak melakukan hal-hal positif untuk mengungkapkan rasa syukur pada Tuhan atas segala yang sudah kita dapatkan selama tiga tahun di SMA,” katanya.

“Tanpa campur tangan, Tuhan pastilah kita tidak akan bisa menikmati apa yang kita rasakan hingga saat ini. Kalau kalian tidak bisa mempengaruhi orang lain untuk melakukan hal-hal positif, setidaknya kalian tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji dan sia-sia,” pungkasnya.(alt/*).

Komentar