Perahu Rawe Mati Mesin Di Sekitar Perairan P. Sangiang, Pos SAR Bakauheni Berhasil Evakuasi

38

BAKAUHENI – Pos SAR Bakauheni melakukan evakuasi Perahu Rawe yang mengalami mati mesin ketika melaut pada hari Kamis (20/02).

Menerima info dari pemilik perahu rawe Bp. Acong bahwa salah satu perahu rawenya yang sedang melaut mengalami mati mesin.

ABK Perahu Rawe berjumlah 3 orang berangkat dari Dermaga Muara Piluk pda Rabu (19/02) malam hari pukul 23.00 WIB.

Lalu pada Kamis (20/02) sekitar pukul 06.10 WIB perahu tersebut mengalami mati mesin dan sempat terombang ambing, selanjutnya kru perahu tsb melaporkan kejadian kepada pemilik perahu yang berada di darat yaitu Bp. Acong, kemudia melaporkan kejadian itu ke Basarnas Lampung melalui Pos SAR Bakauheni.

Humas Basarnas Lampung, Deni Kurniawan mengatakan, menindaklanjuti laporan, Basarnas Lampung melalui Pos SAR Bakauheni mengirimkan 6 personil untuk melaksanakan evakuasi.

Alut yang digunakan adalah RIB 02 untuk menuju lokasi kejadian pada koordinat 5° 55.925′ S – 105° 50.332′ E, sekitar perairan P. Sangiang. Pada Pukul 10.46 WIB tim tiba di lokasi dan menemukan perahu rawe tersebut sedang terombang ambing.

Tim langsung melaksanakan evakuasi thd 3 kru perahu rawe dan melaksanakan penarikan perahu rawe menuju dermaga Muara Piluk Bakauheni.

Pukul 11.05 WIB tim tiba di Dermaga Muara Piluk dan menyerahkan kru perahu rawe ke pihak pemilik perahu dalam keadaan selamat.

Adapun data kru perahu rawe yang dievakuasi adalah Olip (sebagai nahkoda), Maryani dan Jaenuri sebagai ABK. Unsur- unsur yang terlibat dalam proses evakuasi perahu tsb adalah Basarnas Lampung, Polair Polres Lamsel dan nelayan setempat. (*)

Komentar