Peringatan Maulid Nabi di Pesawaran: Ustadz Aang Romli Ingatkan Nikmat Terbesar Lahirnya Rasulullah SAW

PESAWARAN – Ribuan masyarakat Kabupaten Pesawaran memadati Lapangan Bola Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Sabtu (12/9), untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara keagamaan ini turut dihadiri Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian beserta jajaran Forkopimda dan para tokoh agama setempat.

Mengisi penceramah utama, Ustadz Muhammad Romlie (Aang Romli) asal Ciomas, Banten, menyampaikan tausiah tentang pentingnya mensyukuri kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai nikmat paling utama bagi umat manusia.

“Banyak orang mengatakan nikmat terbesar adalah nikmat iman dan Islam. Itu benar, tetapi iman dan Islam itu ada karena kelahiran Nabi Muhammad SAW. Jika Beliau tidak ada, tentu tidak akan ada Islam. Kedatangan Rasulullah SAW adalah nikmat paling besar,” ujar Ustadz Aang Romli di hadapan para jamaah.

Dalam ceramahnya, Ustadz Aang Romli menjabarkan empat tujuan utama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW:

Membuktikan Rasa Cinta kepada Nabi Muhammad SAW

Peringatan Maulid menjadi wadah menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, dengan harapan kelak dapat berkumpul bersama Beliau di surga.
  • Mengagungkan Kelahiran Nabi sebagai Syiar Agama
    Meneguhkan kebanggaan sebagai umat Nabi Muhammad SAW yang kelak akan mendapatkan syafaat di hari kiamat.
  • Mendapatkan Rahmat Allah SWT Melalui Selawat
    Membaca selawat saat Maulid menjadi jalan turunnya rahmat Allah SWT. Setiap satu selawat yang dibaca akan dibalas dengan limpahan rahmat berlipat ganda.
  • Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW
    Menjadikan momen Maulid untuk meniru sifat-sifat terpuji Nabi Muhammad SAW guna mencetak generasi Islami yang unggul.

    Ustaz Aang Romli juga menyampaikan kisah hikmah terkait paman Nabi, Abu Lahab. Meskipun Abu Lahab dipastikan menjadi penghuni neraka karena kekafirannya, azabnya diringankan setiap hari Senin hanya karena ia gembira menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW.

    “Jika Abu Lahab yang kafir saja diringankan azabnya setiap hari Senin karena gembira atas kelahiran Nabi, betapa beruntungnya kita yang sepanjang umur senang menyambut kelahiran Beliau. Semoga acara ini mempertemukan kita dengan Rasulullah SAW,” tutupnya.

    Peringatan Maulid Nabi yang berlangsung khusyuk ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesawaran.

  • Seedbacklink
    Google News