PGN Lampung Tegaskan Pemasangan Jargas Rumah Tangga Gratis

174
Strategic Stakeholder Managemen PGN Lampung, Heru Prasetyo, melakukan sosialisasi eksisting 6.000 sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kantor Kelurahan Tanjungkarang, Bandar Lampung, Senin (26-8-2019).

BANDARLAMPUNG — Sales Area Head PGN Lampung, Muhammad Arief, melalui Strategic Stakeholder Managemen PGN Lampung, Heru Prasetyo, memastikan proyek yang mulai dikerjakan 2020 tersebut tidak memungut biaya apapun kepada masyarakat mulai dari pemasangan pipa di depan rumah hingga tersalur ke kompor rumah tangga. Pasalnya, seluruh biaya proyek ditanggung langsung menggunakaan APBN.

Hal itu diungkapkannya saat PT Perusahaan Gas Negara Tbk Area Lampung melakukan sosialisasi eksisting 6.000 sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kantor Kelurahan Tanjungkarang, Senin (26-8-2019).

Heru Prasetyo memaparkan, pembangunan infrastruktur jaringan gas bumi pada 2020 akan diprioritaskan kepada kehandalan jaringan yang mendukung penuh program tersebut.

Sepanjang 2019 pihaknya melakukan proses pendataan untuk memulai pembangunan jargas tahun 2020.

“Termasuk rekondisi galian pipa yang menjadi tanggungjawab kami. Sehingga, jika lingkungan awalnya menggunakan paping blok maka rekondisinya akan dipasangkan paping,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Heru juga menjelaskan, lingkungan Tanjungkarang yang terdapat 3.000 warga belum dapat dipastikan seluruhnya bisa mendapatkan aliran gas bumi, karena kuota yang disediakan pada 2020 hanya sejumlah 6000 sambungan.

Pihaknya akan memprioritaskan pada lingkungan yang memiliki kehandalan jaringan dan kemudahan dalam pelaksanaan proyek, sebab ada beberapa ruas jalan yang izinnya sedikit sulit.

“Daripada pekerjaan terhambat, lebih baik kami prioritaskan pada lingkungan yang mendukung penuh program jargas ini. Kadang juga ada kelompok warga yang menolak. Tapi, sebenarnya itu justru merugikan warga sendiri. Karena pemasangan ini digratiskan dan dengan biaya Rp17 juta per rumah,” jelasnya.(*)

Komentar