Maksimalkan Pelayanan, PGN Lampung Gencar Sosialisasi ke Pelanggan

260
Strategic Stakeholder Managemen PGN Lampung, Heru Prasetyo, tengah memberikan materi sosialisasi Pemanfaatan Jargas bumi PGN kepada warga Kelurahan Tanjung Karang, Bandarlampung, Senin (25/8/2019).

BANDARLAMPUNG — Guna memberikan penjelasan terkait proses administrasi, konstruksi jaringan gas di Bandarlampung, PT PGN Lampung mengadakan Sosialisasi kepada calon pelanggannya.

PT Perusahaan Gas Negara,Tbk (PGN) Lampung terus menyosialisasikan rencana pemasangan jaringan gas rumah tangga pada 2020, serta melakukan diskusi tanya jawab kepada masyarakat Kota Bandarlampung seputar jargas bumi PGN di kota Tapis Berseri tersebut.

Untuk kali ini kegiatan sosialisasi digelar di Tanjung karang, Senin (27/8/2019).
Sebelumnya hal yang sama juga sudah dilakukan ditempat yang berbeda yakni di Kelurahan Sukarame, Wayhalim, dan Pelita.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi jaringan gas bumi kepada warga khususnya pelanggan maupun calon pelanggan, sehingga nantinya pelanggan dalam penggunaan jargas PGN ini, masyarakat sudah memahami beberapa poin penting terkait dengan pengelolaan dan pemanfaatan gas bumi tersebut” ujar Sales Area Head PGN Lampung, Muhammad Arief, diwakili Strategic Stakeholder Managemen PGN Lampung, Heru Prasetyo, dilokasi kegiatan sosialisasi, Senin (27/8/2019).

Heru menjelaskan, selain mengundang warga, PGN dalam sosialisasi selalu menggandeng stakeholder kecamatan atau kelurahan setempat, kemarin di Kelurahan Tanjung Karang kami sudah koordinasi dengan pihak Lurah untuk bisa menghadirkan beberapa tokoh masyarakat kemudian ketua RT lalu ada ketua LK.

Pada siang kemarin di kantor Kelurahan Tanjung Karang, yang disampaikan secara ringkas terkait, satu : adanya program jargas dari Kementerian ESDM.
Kedua, terkait dengan persiapan data-data administrasi apa saja yang dibutuhkan untuk melengkapi proses survey pelanggan, dan gas nantinya dan yang berikutnya adalah menyampaikan seputar proses tata cara berlangganan, proses tata cara pembayaran dan juga perilaku-perilaku yang dapat membantu untuk pengelolaan jaringan gas bumi tersebut.

“Kami berikan di beberapa titik poin di antaranya pertama adalah terkait dengan safety utamanya safety, yang penting untuk masing-masing pelanggan agar dapat meningkatkan sisi PR atau meningkatkan kepedulian terhadap kelangsungan pengelolaan gas tersebut.

Contoh simbol melalui pengecekan pengetahuan tentang indikasi adanya kebocoran instalasi masing-masing rumah, kemudian tingkat yang dibangun berikutnya adalah seputar kepedulian terhadap peralatan safety, tentunya mungkin banyak di antara pelanggan existing yang menggunakan kompor elpiji sebelum ini tidak tahu bagaimana kondisi selang yang masih layak pakai, bagaimana tata cara perawatan selang, kemudian proses sirkulasi yang tentunya penting.

Selanjutnya, simulasi udara tentunya yang penting terkait dengan segitiga api, apa itu segitiga api itu kami sampaikan juga kemarin, segitiga api adalah elemen-elemen pendukung terjadinya kebakaran adalah panas, bahan bakar dan oksigen, dan dijelaskan juga cara menanggulanginya.

“kita sampaikan, pula kemarin terkait tata cara pembayaran ketika pelanggan itu sudah menjadi pengguna gas bumi” tutupnya.(ih)

Komentar